info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Bekali Kompetensi PPGD dan BTCLS

Agu
09

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Bekali Kompetensi PPGD dan BTCLS

 

Solo — Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa di bidang kegawatdaruratan, Prodi D3 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan Jakarta Medical Service & Training 119, menggelar pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) dan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).

“Pelatihan yang diselenggarakan di Kampus stikes PKU Muhammadiyah Surakarta dari tanggal 2 – 5 Agustus 2018. Selain diikuti oleh peserta internal mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta juga diikuti oleh mahasiswa program Ners dari perguruan tinggi lain dan para perawat rumah sakit dengan total peserta sebanyak 90 orang,” ungkap Ketua Panitia Pelatihan, Yuli Widyastuti, S. Kep., Ns. M. Kep.

Dalam Pembukaan Pelatihan, Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti S.Kep., M.Kes menyatakan, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab STIKES untuk memberikan bekal atau skill tambahan bagi calon alumni, sehingga lulusan mempunyai pembeda dengan alumni dari perguruan tinggi sejenis dan siap berkompetisi ketika memasuki dunia kerja.Selain itu pelatihan juga untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peserta pelatihan ( Perawat, Bidan, dan Dokter umum ) dalam bidang Penanganan Kedaruratan Trauma dan Jantung. “Sekarang ini yang dibutuhkan rumah sakit maupun instansi pelayanan kesehatan bukan saja lulusan perawat yang memiliki ijazah saja, tapi juga lulusan perawat yang memiliki berbagai kompetensi yang tersertifikasi,” ujar Weni.

Disampaikan pula oleh Yuli Widyastuti selaku ketua pelaksana pelatihan BTCLS, bahwa setelah mengikuti pelatihan BTCLS, peserta pelatihan (Perawat, Bidan dan Dokter umum) di harapkan mempunyai kemampuan dan ketrampilan tentang Penanganan Kedaruratan Trauma dan Jantung . Serta  mampu melaksanakan tugas atau menolong Penderita Gawat darurat seoptimal mungkin. Juga meningkatkan kemampuan dalam asuhan keperawatan pada klien dengan kegawatdaruratan di Rumah Sakit atau tempat kerja ( Emergency of  Nursing ).

                                                                                                                                                                              Teguh Wahyudi

                                                                                                                                                                                     Humas

 

About the Author:

Related Posts

Leave a Comment!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INFO SPMB
Profesional Islam