info@stikespku.ac.id | (0271) 734955

Sejarah

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majlis Pembina Kesehatan Kodia Surakarta, yang diberi kewenangan mengelola amal usaha Muhammadiyah dibidang kesehatan, merasa terpanggil dan mempunyai tekad untuk mengembangkan usahanya. Tidak hanya pada pelayanan kesehatan saja tetapi juga pada usaha pendidikan tenaga kesehatan. Maka pada tahun 1993 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majlis Pembina Kesehatan Kodia Surakarta mengajukan ijin pendirian Pendidikan D.III Kesehatan. Dan berdiri dengan nama Akademi Keperawatan Muhammadiyah Surakarta disingkat Akper Muhammadiyah Surakarta dengan ijin operasional Nomor: HK.00.06.1.1.3180 tanggal 1 September 1993. . Pendirian ini sebagai upaya kerjasama dengan pemerintah untuk memajukan kesejahteraan Ummat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Banyaknya Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan yang muncul pada saat itu dan adanya kesamaan nama dengan Intitusi lain. Maka ± pada tahun 1994 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kodia Surakarta menetapkan penggantian nama dari AKPER MUHAMMADIYAH SURAKARTA menjadi AKPER PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Dasar dipilihnya program D.III Kesehatan (keperawatan) karena semakin meningkatnya pembangunan di bidang kesehatan, maka dengan sendirinya masalah tenaga kesehatan juga akan mengalami peningkatan. Dan diupayakan dalam hal tenaga kesehatan disamping untuk keperluan internal Institusi Kesehatan Muhammadiyah, Harapan didirikannya Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan ini dapat membantu pemerintah dengan menghasilkan tenaga perawat yang professional dan bertaqwa kepada Allah, SWT.

Pada tanggal 5 September 2008 Akper PKU Muhammadiyah Surakarta mendapat amanah dari Kementerian Pendidikan Nasional R.I. untuk mengelola Akbid PKU Muhammadiyah Surakarta dengan SK. Mendiknas. R.I. No.: 177/D/O/2008. Selanjutnya pada tanggal 25 Desember 2009 Akper PKU Muhammadiyah Surakarta mendapat ijin alih bina dari Depkes ke Diknas dengan nomor: 152/D/O/2009. Dan pada tanggal 28 September 2011 Akper PKU Muhammadiyah Surakarta mendapat SK. Perpanjangan Ijin dari Kementerian Pendidikan Nasional Kopertis Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah dengan nomor: 8813/D/T/K-VI/2011.

Kemudian pada tanggal: 14 September 2012 mendapatkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 319/E/O/2012 tentang: Penggabungan Akademi Keperawatan (AKPER) PKU Muhammadiyah Surakarta dan Akademi Kebidanan Muhammadiyah Surakarta yang Diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah di Provinsi Jawa Tengah Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) PKU Muhammadiyah Surakarta di Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah yang Diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah di Provinsi Jawa Tengah.

Saat ini STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta diberikan amanah untuk mengelola 3 program studi yang terdiri dari Program Studi DIII Keperawatan, DIII Kebidanan dan S1 Ilmu Gizi. Dalam mengelola ketiga Prodi tersebut STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta senantiasa  mengembangkan sumber daya yang ada baik sumberdaya internal maupun eksternal untuk mengembangkan prodi-prodi tersebut sehingga ketiga prodi tersebut menjadi prodi yang diminati masyarakat umum. Dan sangat diharapkan bahwa di masa-masa yang akan datang STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dapat membuka prodi baru-prodi baru yang lain, sehingga STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dapat menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan unggulan.

Visi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Menjadi Perguruan Tinggi Kesehatan yang terdepan, unggul dalam bidang promotif dan preventif, berkarakter Islam berkemajuan pada tahun 2028. Berdasarkan visi tersebut dikembangkang misi sebagai berikut :

1.    Menyelenggarakan pendidikan bidang kesehatan yang profesional untuk menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang unggul dalam upaya promotif dan preventif, yang  memiliki nilai-nilai Islami dan inovatif.

2.    Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian aplikatif bidang promotif dan preventif serta memajukan IPTekS di bidang kesehatan yang  memiliki nilai-nilai Islami dalam rangka mendukung pembangungan nasional.

3.    Menyelenggarakan layanan pengabdian kepada masyarakat yang  memiliki nilai-nilai Islami di bidang promotif dan preventif kesehatan.

4.    Mengembangkan kerjasama dengan stakeholder eksternal baik nasional maupun internasional dalam mendukung proses pembelajaran di bidang kesehatan.

Pencapaian visi dan misi di atas tercermin pula dalam Tujuan: 1) Menghasilkan lulusan yang unggul dalam upaya promotif dan preventif, yang  memiliki nilai-nilai Islami dan inovatif; 2) Menghasilkan penelitian aplikatif bidang promotif dan preventif kesehatan serta memajukan IPTekS di bidang kesehatan yang  memiliki nilai-nilai Islami dalam rangka mendukung pembangungan nasional; 3) Menghasilkan layanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang  memiliki nilai-nilai Islami di bidang promotif dan preventif kesehatan; 4) Menghasilkan aktivitas kerjasama dengan stake holder eksternal lingkup nasional dan internasional.

Profesional Islam