info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

Hijrah di Era Milenia Bersama Astri Ivo di 25 tahun milad Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

by admin Comments: 0

Hijrah di Era Milenia Bersama Astri Ivo di 25 tahun milad Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

 

 STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dalam rangkaian salah satu milad ke 25 mengadakan talkshow dengan tema Hijrah di era milenia dan sebagai  narasumber Astri Ivo, artis multitalenta sekaligus penyanyi di era 1980. Kegiatan ini digelar di lapangan parkir STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta yang dihadiri 1500 baik mahasiswa maupun masyarakat umum, kamis (27/9/2018). Talkshow dihadiri 1500 orang dari kalangan mahasiswa-mahasiswi maupun siswa-siswi SMA/SMK/MA dari sejumlah sekolah dan masyarakat umum di Solo.

Menurut Weni Hastuti S.Kep., M.Kes ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, tujuan menghadirkan Astri Ivo dengan  harapan di 25th Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta ini, agar tercipta generasi tangguh yg kenal Allah dan mempunyai 2 sayap yaitu sayap iman dan ilmu. “Kebetulan Ustadzah Astri Ivo sedang dalam perjalanan sosialnya di Jawa Tengah, dan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta sebagai titik ke 11 untuk roadshow dalam program membangun 1000rumah bagi korban bencana lombok dari 17 titik di Jawa Tengah. Sebelumnya di jogja, juga berencana di sragen, semarang dan semua daerah jateng. Tidak hanya rumah tapi juga dengan program pendidikan untuk para korban bencana. Di akhir acara terkumpul infaq  sebesar  Rp 21.700.000 untuk korban bencana Lombok

Menurut Astri Ivo Dia berharap anak-anak muda di jaman milenia saat ini harus berani berhijrah menjadi lebih baik dan kembali kepada tuntunan agama Islam sesuai dengan Al Qur’an dan Al hadits  beribadah. “Belajar Islam dengan mulai mencintai Qur’an, berkumpul dengan orang-orang sholeh sholihah, melakukan aktivitas yang di sukai Allah SWT, patuh pada aturan agama, berkreasi terus, berevolusi terus, tetap berpegangan kepada Allah SWT,” ujarnya.“Berubah dari tidak berhijab menjadi orang yang istiqomah untuk berhijab perlu di yakini dan kita sadari bahwa yang namanya berhijab bukan hatinya yang harus ditutup jilbab terlebih dahulu, akan tetapi aurat kita yang perlu kita tutup dengan jilbab”, kata astir ivo. 

                                            

Pembukaan MILAD KE 25 STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

by admin Comments: 0

Stikes PKU muhammadiyah Surakarta menggelar pembukaan  rangkaian acara Peringatan Milad ke 25 di tanggal 14 september 2018   di Auditorium STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Pembukaan diawali Orasi Ilmiah dari Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, weni Hastuti, S.Kep., M. kes., dengan tema “Memantabkan Diri Menyongsong Pengembangan Institusi” dan diikuti berbagai hiburan berupa pentas seni dan kreasi dari mahasiswa Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta.  Kegiatan milad akan berjalan hingga 4 bulan kedepan dengan berbagai macam kegiatan baik pengabdian masyarakat, penelitian ilmiah, lomba Olah raga (bulutangkis, Voli, tenis meja dan futasal) baik untuk internal maupun eksternal serta Pengajian Akbar yang nantinya akan mendatangkan dari PP muhammadiyah.

Pembukaan kegiatan Milad ke 25 Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta di ikuti  1000 orang yang terdiri dari civitas dan mahasiswa Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta.

Disampaikan Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes., selaku ketua stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, “kita bersyukur kepada Allah SWT, karena berkat karunia dan ridha-Nya, STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mampu bertahan dan berkembang hingga tahun ke-6 sejak berubah bentuk menjadi STIKES, atau tahun ke-25 sejak awal pendirian berupa Akademi Keperawatan.

Setelah 25 tahun berkomitmen untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan, STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat ini semakin maju pesat dan berkembang”. Prestasi tersebut diantaranya semakin banyak hibah Kemenristekdikti yang dimenangkan oleh dosen maupun supporting unit di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, telah dicapainya peringkat Akreditasi B untuk Prodi D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Gizi dan Sebagai puncaknya, Alhamdulillah STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta telah terakreditasi institusi dengan peringkat B, dari 3.128 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia, hanya 447 PTS yang institusinya telah terakreditasi B.

Hal tersebut kembali kami buktikan, pada Milad ke-25 ini, dengan mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah kepada ALLAH SWT, kami persembahkan hadirnya 2 prodi baru pada tahun 2018 ini, yakni Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiology dan Sarjana Terapan Teknology Rekayasa Elektromedik. Dengan hadirnya 2 prodi baru ini, maka saat ini STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengelola 5 program studi. Dari riwayat perjalanan perkembangan STIKES PKU Muhammadiyah tersebut, apabila digambarkan dalam sebuah grafik, tampak suatu gambaran grafik yang meningkat dari waktu ke waktu hingga tahun ke-25 saat ini. Sebuah capaian positif dari sinergi antara pengelola Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Badan Pembina Harian STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, dan seluruh Civitas Akademika STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Ketua BPH Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Dr. Sofyan Anief, M.Si., menyampaikan “dengan ilmu yang kita miliki, soft skill yang kita miliki insyaallah menjadi gerakan positif di Stikes PKU Muhammadiyah untuk menjadi sebuah pergerakan yang berkemajuan dan menjadi institusi terdepan. Dan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta harus mampu untuk bersaing menjadi perguruan tinggi yang terbaik dan menciptakan kader-kader kesehatan yang professional-islami menjadi Sumber daya manusia yang handal. ”

Disampaikan Sri Mintarsih, S.Kep., Ns., M.Kes selaku Waket III bidang kemahasiswaan dan kerjasama bahwa diakhir acara sebagai penutup di serahkan penghargaan dari Akademik kepada Tenaga Pendidik terbaik yang diberikan kepada Yuli Widyastuti, S.Kep, Ns., M.Kep yang sebagai dosen dan kaprodi  DIII keperawatan dan kepada tenaga kependidikan kepada Teguh Wahyudi (Ka.Subbag Humas) yang dilihat penilaian dari kinerja, aktivitas pengajian dan kedisiplinan dan prestasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS MAHASISWA BARU STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2018/2019

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) selama 3 hari mulai 4-6 September 2018 yang diikuti 300 Mahasiswa bari yang terdiri dari 5 prodi. Mahasiswa Baru terdiri dari Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi, Sarjana Terapan Teknologi Rekaya Elektromedik, S1 Gizi, DIII Kebidanan dan DIII Keperawatan.
Disampaikan Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta dalam sambutannya “Pengenalan Kehidupan Kampus Mahsiswa Baru (PKKMB) merupakan momentum bersejarah bagi setiap calon mahasiswa yang memasuki pintu gerbang perguruan tinggi. PKKMB dengan seluruh rangkaian acaranya memiliki tujuan umum dan khusus, tujuan umumnya adalah membantu mempercepat calon mahasiswa baru mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan kampus. pengalaman pertama yang diperoleh selama mengikuti PKKMB sangat berkesan bagi seorang mahasiswa, yang pada gilirannya akan terekspresi dalam kehidupan kesehariannya di lingkungan kampus”.
“Peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang atau satuan pendidikan yang lebih tinggi akan merasakan berbagai perbedaan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan pembelajaran yang ditempuh sebelumnya, baik aspek akademik maupun aspek osial budaya. Dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus maka diperlukan adanya program orientasi bagi mahasiswa baru untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan yang baru. Tujuan khusus dari PKKMB ini adalah menjadi titik tolak inisiasi pembinaan idealism, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggung jawab, tangguh, dan islami.” Ungkap Weni Hastuti


Disampaikan Pula oleh Sri Mintarsih, S. kep., Ns., M.Kes., selaku Waket III bagian kemahasiswaan “Stikes PKU Muhammadiyah surakarta menaruh komitmen penuh atas terselenggaranya suasana PKKMB yang kondusif untuk membentuk mahasiswa yang berkompeten dan islami berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadits”.
“Tujuan PKKMB 2018 ini salah satunya Untuk membentuk pribadi Mahasiswa yang bermental kuat, berkarakter dan memiliki wawasan yang luas serta kreativitas yang tinggi, Mengasah kemampuan meliputi pengetahuan, sikap dan ketrampilan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru perkampusan khususnya STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Untuk membentuk pribadi yang siap bersaing dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan selalu mengedepankan Keislaman, Melatih soft skill, Dapat meningkatkan kerjasama antara anggota BEM, Civitas, dan Mahasiswa Baru” demikian ucap Sri Mintarsih .

WISUDA KE-23 STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

by admin Comments: 0

WISUDA KE-23
STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Hotel Paragon, Surakarta 25 Agustus 2018

STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta 25 Agustus 2018 mengadakan wisuda ke 23 para lulusan Program Sarjana Gizi, Diploma III Keperawatan dan Diploma III Kebidanan Tahun 2018. STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, mempersembahkan 154 orang lulusan dengan rician untuk lulusan S1 Gizi sebanyak 23 Orang, Prodi DIII Keperawatan sebanyak 96 Orang, dan Prodi DIII Kebidanan sebanyak 35 Orang. Lulusan yang berhasil memperoleh predikat CUMLAUDE berjumlah 87 orang. Dengan demikian jumlah alumni STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat ini adalah sebanyak 210 orang.
Weni Hastuti, S. Kep., M. Kes., selaku Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Kepada para orang tua, orang tua asuh, penyedia beasiswa, dan keluarga wisudawan, saya turut bersyukur, berbahagia dan sekali lagi mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka. Yang tidak kalah pentingnya, di acara wisuda pada pagi yang bahagia ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh staf pendidik dan kependidikan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta atas kerja keras dan kerjasamanya dalam melaksanakan tugas mendidik mahasiswa kita hingga mereka berhasil menyelesaikan studinya.

Di tengah prosesi Wisudake 23 ini juga diberikan penghargaan beasiswa baik dari Institusi maupun rekanan yaitu Bank Muammalat Surakarta kepada tiga wisudawan terbaik dari tiga prodi di Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta. S1 Gizi Hani Syarifah Rustami IPK 3,94 Fitriana Wahyu Nurhidayah IPK 3,78 Rima Ulfa Febriani IPK 3,73. Wisudawan terbaik dari DIII Keperawatan diberikan kepada Dennis Agus Safitri IPK 3,97 Toni Irawan IPK 3,93 Zaki Taufiqurrohman IPK 3,90 dan DII Kebidanan Hafsah Ifit Illiyun IPK 3,94 Oktaviyanti Wulandary IPK 3,92 Nunuk Febri Aryanti IPK 3,91.

 

EKSPEDISI KEMANUSIAAN STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANTARKAN HEWAN KURBAN DAN AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT EROMOKO,WONOGIRI

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta kali ini mengadakan penyembelihan hewan Qurban di hari tasyriq ke dua tepatnya Kamis, 23 Agustus 2018 didusun Jogodayoh, desa Krakal Eromoko Wonogiri. Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta menyembelih satu lembu di desa tersebut yang diikuti perwakilan akedemik dan mahasiswa stikes PKU Mhammadiyah yang bekerjasama dengan LazisMu solo. Program kami tidak hanya melaksanakan penyembelihan hewan Qurban saja tapi juga pemberian air bersih di daerah eromoko yang sedang kekeringan dan kekuarangan air bersih.
Nikmatnya daging kurban kini tidak hanya dinikmati di Kota-kota besar saja. Usaha untuk mendistribusikan dan berbagai kebahagiaan di Momentum Idul Adha juga dirasakan hingga perbatasan Indonesia. Qurban bersama Lazismu Solo bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Surakarta melaksanakan Ekspedisi Kemanusiaan Untuk Eromoko dengan berbagi hewan kurban berupa sapi dan air bersih.

Kamis (23/8), setelah melakukan perjalanan kurang lebih 3 jam dari Solo, Tim Ekspedisi Kemanusiaan tiba di Lokasi Pertama yaitu Dusun Jogodayoh, Desa Krakal, Kec. Eromoko. Satu Sapi dari STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta langsung di sembelih di depan Masjid Al Ikhlas. Dibantu oleh seluruh masyarakat Dusun Jogodayoh sapi berbobot 475 kg selesai dalam waktu 3 jam.

Dibantu oleh AMM , 135 paket daging kurban kemudian dibagikan secara merata kepada seluruh masyarakat Dusun Jogodayoh. Kemudian Tim Ekspedisi Kemanusiaan melanjutkan perjalanan ke lokasi kedua di Dusun Salam, Desa Basuhan, Kec. Eromoko. Walaupun lokasi berjarak tempuh 2 jam dari lokasi pertama karena melewati bukit dan masuk lokasi Gunung Kidul, Jogjakarta. Alhamdulillah, dengan membawa spirit pemerataan distribusi daging kurban. Tim Ekspedisi yang langsung dipimpin oleh Reynal Falah tiba di lokasi dengan selamat.

Disampaikan oleh Sri Mintarsih, S. Kep., Ns., M. Kep selaku Waket III Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta penyembelihan Qurban kali ini kami menggandeng dengan LazisMu Solo untuk bekerja sama dan bersinergi untuk memberikan qurban yang terbaik dan mencari daerah yang masyarakatnya betul betul membutuhkan. Hal ini kita ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat setempat untuk menikmati Hari raya Idhul adha tahun ini.

PRODI S1 GIZI STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA MENDAPAT NILAI AKREDITASI B

by admin Comments: 0

Kerja keras manajemen Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta membuahkan hasil bahwa Program Studi S1 Gizi mendapatkan nilai akreditasi B. Setelah mengikuti asesmen lapangan (Visitasi) akreditasi program studi S1 Gizi Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, pada tanggal 9 – 10 April 2018. Tim asesor terdiri dari Prof.Dr.Ir. Ikeu Tanziha, MS dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan DR. Marudut Sitompul, MPS. dari Poltekes kemenkes Jakarta.
Sesuai hasil akreditasi institusi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT Kes) menempatkan kampus tersebut dengan akreditasi B dengan Nomor SK: 0307/ LAM-PTKes/Akr/Sar/V/2018. Dikeluarkan tanggal 5 Mei 2018.

Weni Hastuti, S. Kep., M. Kes selaku ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta menyampaikan “Kami mengucapkan syukur Alhamdulillah atas capaian Akreditasi B Pada Prodi Gizi. Apa yang kami raih ini merupakan hasil kerjasama seluruh civitas akademika STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, serta jawaban dari harapan dan Do’a kita semua. Akreditasi Prodi Gizi ini sudah ditunggu tunggu oleh teman teman Ahli gizi yang sudah bekerja di berbagai instansi yang ingin transfer ke jenjang S1. Dengan capaian Akreditasi B ini sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi sarjana Gizi, karena kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi”.

“Dengan mendapatkan nilai akreditasi B maka mutu lulusan yang dihasilkan terjamin, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap suatu institusi pendidikan. Apalagi melihat peluang untuk program Studi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta masih terbuka luas, diantaranya di Kota Solo sebagai tempat wisata kuliner, kebijakan pemerintah sehingga membuka luas kesempatan terhadap alumni untuk mengembangkan jiwa wirausaha dalam bidang kuliner halal. Seluruh alumni Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta telah 100 % bekerja maupun membuka lapangan usaha. Semoga dengan hasil akreditasi mendapat nilai minimal B ini nantinya mampu menjadikan Progdi S1 Gizi Stikes PKU Muhammadiyah surakarta menjadi lebih baik “ harap Weni. (Humas/teguh)

Asesmen Lapangan (Visitasi) Akreditasi Prodi S1 Gizi yang dilakukan oleh Tim Asesor LAM-PTKes

by admin Comments: 0

Tim asesor LAM-PTKes melakukan asesmen lapangan (Visitasi) dalam rangka akreditasi program studi S1 Gizi Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, pada tanggal 9 – 10 April 2018. Tim asesor terdiri dari Prof.Dr.Ir. Ikeu Tanziha, MS dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan DR. Marudut Sitompul, MPS. dari Poltekes kemenkes Jakarta.

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes dan Ketua Program Studi S1 Gizi, Tuti Rahmawati, S.Gz., M.Si. beserta jajarannya mendampingi tim asesor LAM-PTKes dalam menjalankan tugasnya untuk melakukan verifikasi data, assessment lapangan, dan wawancara terhadap pengguna, mahasiswa, dan alumni untuk mendapatkan data yang benar-benar valid.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Dr. H. Sofyan Anief, M.Si., menyampaikan bahwa LAM-PTKes merupakan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia untuk melihat kualitas Progam Studi, Sekolah Tinggi maupun Universitas sebagai tolak ukur dalam pemberian penilaian akreditasi. Progam Studi S1 Gizi selalu berusaha untuk meningkatkan nilai akreditasi untuk mendapatkan nilai yang maksimal. Upaya tersebut terlihat dari usaha pengembangan fasilitas ruang perkuliahan dan dosen, pengembangan perpustakaan, pembaruan kurikulum, pemanfaat teknologi informasi dan pengembangan kemahasiswaan yang dilakukan Prodi S1 Gizi beberapa tahun terakhir. Dan Muhammadiyah baik melalui Majlis Dikti PP Muhammadiyah maupun Pimpinan daerah Muhammadiyah Surakarta selalu memberi dukungan dan support untuk kemajuan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta menjadi salah satu Sekolah Tinggi kesehatan yang terbaik dan menjadi unggulan.
Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, M.Kes menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan tim asesmen yang akan mengukur “tingkat bisa dipercaya” penyelenggaraan pendidikan S1 Ilmu Gizi di lembaganya.

Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mendapatkan ijin operasional dengan SK Nomor : 319/E/O/2012 pada tanggal 14 September 2012. Peluang untuk program Studi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta masih terbuka luas, diantaranya di Kota Solo sebagai tempat wisata kuliner, kebijakan pemerintah sehingga membuka luas kesempatan terhadap alumni untuk mengembangkan jiwa wirausaha dalam bidang kuliner halal. Seluruh alumni Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta telah 100 % bekerja maupun membuka lapangan usaha.

“Akreditasi merupakan penilaian penyelenggaraan progdi yang bertujuan menginformasikan kinerja program kepada masyarakat. Selain itu, progdi juga akan mendapat masukan dari asesor tentang hal-hal yang masih harus ditingkatkan dalam penyelenggaraan progdi, mengingat akreditasi juga merupakan bentuk evaluasi pembinaan dari LAM-PT Kes” jelas Weni. Ia menambahkan, pentingnya akreditasi agar mutu lulusan yang dihasilkan terjamin, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap suatu institusi pendidikan. Pada hari pertama dan kedua, visitor melakukan asesmen dokumen, ruang laboratorium dan fasilitas lain, serta pemaparan hasil asesmen.
“Semoga hasil akreditasi mendapat nilai minimal B ini nantinya mampu menjadikan Progdi Gizi menjadi lebih baik “ harap Weni.

 

Defisiensi Phenylalanine Hydroxylase (PAH)

by admin Comments: 0

Defisiensi phenylalanine hydroxylase (PAH) adalah gangguan metabolik yang membutuhkan kepatuhan diet seumur hidup untuk perkembangan saraf dan psikologis yang optimal. Secara tradisional disebut phenylketonuria (PKU). Pasien dengan defisiensi PAH memiliki gangguan kemampuan untuk mengubah fenilalanin (Phe) menjadi tyrosine (Tyr), yang menghasilkan peningkatan kadar Phe darah dan penurunan sintesis Tyr. Peningkatan Phe adalah neurotoksik.

Mempertahankan kadar phenylalanine (Phe) dalam kisaran yang diinginkan (120-360 µmol/L) menjadi lebih sulit ketika anak-anak mulai bertumbuh, memperoleh lebih banyak otonomi atas tubuh mereka, dan pengaruh lingkungan atau sosial.

Skrining yang dilakukan pada bayi baru lahir memungkinkan untuk identifikasi awal dan memberikan pengobatan dengan defisiensi PAH secara cepat dan tepat. Cacat intelektual yang parah dapat dihindari ketika level phenylalanine dalam darah terkontrol dengan baik saat masih bayi dan anak usia dini. Namun, diet yang kurang diperhatikan di kemudian hari dapat berdampak buruk seperti gangguan fungsi eksekutif, peningkatan impulsivitas, kemampuan belajar di sekolah tidak maksimal dan gejala gangguan kejiwaan seperti, kecemasan, depresi atau fobia.

Dilaporkan bahwa sekitar 65% ibu yang mengalami defisiensi phenylalanine hydroxylase berada di bawah kendali metabolik yang kurang baik sebelum konsepsi dan oleh karena itu mengekspos janin mereka terhadap efek teratogenik dari phenylalanine hydroxylase yang tinggi yang menyebabkan keterbelakangan mental, mikrosefali (gangguan pada sistem saraf langka yang menyebabkan kepala bayi menjadi kecil dan tidak berkembang sepenuhnya), penyakit jantung bawaan dan pembatasan pertumbuhan intrauterin.

Perawatan Terhadap Pasien Defisiensi phenylalanine hydroxylase

Secara teoritis, rencana perawatan untuk defisiensi PAH tidak rumit, namun dalam prakteknya cukup menantang karena membutuhkan diet khusus seumur hidup. Asupan fenilalanin terbatas dalam diet dan formula metabolik tambahan (mengandung protein bebas Phe) diperlukan untuk mencegah defisiensi nutrisi. Mempertahankan kadar fenilalanin dalam kisaran optimal (120-360 µmol/L) adalah hal yang sulit, terutama untuk individu dengan defisiensi PAH yang parah yang menghasilkan toleransi fenilalanin rendah.

Beberapa kendala yang biasa dihadapi dalam menerapkan diet untuk orang dengan defisiensi PAH antara lain, meningkatnya waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan makanan, ketersediaan makanan rendah protein, kurangnya variasi dalam diet, tekanan keluarga dan tingkat pengetahuan orang tua dalam penyajian makanan.

Ketika pasien mulai beranjak dewasa, tingkat kepatuhan dalam menjalani diet akan menurun. Ada sejumlah strategi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan diet:

  1. Edukasi pasien secara individual menunjukkan peningkatan pada pengetahuan diet yang harus dijalankan itu sendiri dan pada kadar fenilalanin.
  2. Menggunakan rencana diet yang sudah disederhanakan.
  3. Pilih makanan yang nyaman bagi pasien.
  4. “Transfer tanggung jawab” dilakukan secara bertahap dari orang tua pada anak remaja pasien defisiensi PAH untuk mendorong anak mulai bertanggung jawab pada dirinya sendiri namun tetap dapat diawasi.

Meskipun rawat inap tidak sering dilakukan untuk pasien dengan defisiensi PAH, namun biasanya jika harus dilakukan rawat inap, akan dilakukan selama 3-7 hari, tujuannya adalah untuk menetapkan kontrol Phe, mengukur toleransi protein, konseling nutrisi yang luas, dan, dalam kelompok pasien tertentu, untuk mengevaluasi respon terhadap farmakoterapi.

Source: http://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/1941406415595862
Konten telah diedit untuk panjang dan gaya penulisan.

Selamat Hari Gizi Nasional!

by admin Comments: 0

 

Hari ini, tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Pertama kali diperingati pada sekitar pertengahan tahun 1960 oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR) yang diketuai oleh Prof. Poerwo Soedarmo yang disebut sebagai Bapak Gizi Indonesia. Awalnya, kegiatan tersebut untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi di Indonesia serta berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan pada tanggal 25 Januari 1951. Kemudian kegiatan tersebut kembali dilanjutkan oleh Direktorat Gizi Indonesia pada tahun 1970-an sampai sekarang.

Makna dari peringatan Hari Gizi Nasional yang dilakukan setiap tahunnya adalah untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia betapa pentingnya mencukupi kebutuhan gizi untuk menunjang pertumbuhan tubuh dan kesehatan kita sebagai manusia.

Pentingnya Gizi bahkan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 36 pasal 141 dan 142 tahun 2009 Tentang Kesehatan. Berisi mengenai upaya untuk melakukan perbaikan atau peningkatan mutu gizi perseorangan dan masyarakat pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai dengan lanjut usia.

Jika dulu kita mengenal istilah “4 Sehat 5 Sempurna”, kini slogan tersebut telah disempurnakan menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS), mengacu pada “Nutrition Guide for Balanced Diet” yang merupakan hasil kesepakatan Konferensi Pangan Sedunia yang dilakukan pada tahun 1992. Beberapa poin yang harus diperhatikan agar kebutuhan gizi bisa terpenuhi antara lain adalah: konsumsi makanan yang beragam, biasakan perilaku hidup bersih, olahraga atau lakukan aktivitas fisik dan tetap memantau berat badan agar sesuai Indeks Massa Tubuh (IMT).

Untuk memperingati Hari Gizi Nasional, Berikut rangkuman 5 artikel terpopuler kami mengenai gizi:

1. Enam Level Minuman Berdasarkan Kandungan Gizinya

Ternyata minuman juga bisa diklasifikasikan dan dikategorikan berdasarkan level serta kandungan gizinya. Artikel ini menjelaskan mengenai kategori minuman yang dibagi menjadi 6 level berdasarkan kalori yang terkandung, kontribusi terhadap masukan energi dan nutrisinya ke dalam tubuh, serta bukti efek positif dan negatif dari tubuh.

2. Asam Lemak dari Minyak Ikan Bermanfaat bagi Pencegahan Asma pada Anak

Di dalam artikel ini terdapat uraian mengenai penelitian yang telah dilakukan dan di publikasikan pada New England Journal of Medicinetentang manfaat konsumsi minyak ikan terhadap pencegahan asma pada anak-anak. Baca disini untuk mengetahui lebih lengkapnya.

3. Konsumsi Produk Bebas Gluten Dihubungkan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Tipe II

Mengapa produk bebas gluten dikaitkan dengan Risiko Diabetes Tipe II? Baca artikel ini untuk mengetahui penelitian mengenai bagaimana orang yang mengkonsumsi produk bebas gluten bisa 13% lebih rendah mengalami risiko terkena diabetes.

4. Benarkah Diet Bebas Gluten Membuat Kadar Arsenik dan Merkuri dalam Tubuh Meningkat?

Apa benar konsumsi produk bebas gluten bisa membuat kadar arsenik dalam tubuh meningkat? Ayo baca artikel ini yang akan menjelaskan mengenai bagaimana orang yang menjalani diet bebas gluten memiliki risiko meningkatnya kadar arsenik dan merkuri di dalam tubuhnya.

5. Arsenik pada Beras. Haruskah Kita Khawatir?

Ternyata racun arsenik juga bisa ada pada beras melalui penyerapan tanah dan air, loh. Baca artikel ini untuk mengetahui penelitian yang dilakukan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) dan Cornell Universitytentang bagaimana bisa racun arsenik terkandung dalam beras serta bagaimana cara mengurangi kandungan arsenik yang ada di dalam beras.

Jadi, itulah rangkuman 5 artikel menyangkut gizi yang paling banyak dibaca di website gakken-idn.id

Interprofessional education (IPE)

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta 9 oktober 2017 menyelenggarakan Interprofessional education (IPE) yang diikuti 250 peserta dari tenaga pendidik maupun mahasiswa Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta di gedung rektorat.
Kegiatan Kuliah pakar dan Pelatihan bagi dosen dan mahasiswa dengan tema Interprofessional education (IPE) bagi profesi kesehatan adalah sebuah upaya institusi dalam meningkatkan pengetahuan dan persamaan persepsi selama proses pembelajaran yang diikuti oleh dua atau lebih profesi yang berbeda di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Prodi tersebut meliputi Keperawatan, Kebidanan dan Gizi untuk meningkatkan kolaborasi dan kualitas pelayanan dan pelaksanaanya dapat dilakukan dalam pembelajaran semasa masih menempuh pendidikan maupun tahap pendidikan klinik untuk menciptakan tenaga kesehatan yang mampu mengelola pasien dan berkolaborasi sesuai dasar keilmuan masing masing. Cemy Nur Fitria, S.Kep, Ns, M. Kep sebagai wakil ketua I bidang akademik mempunyai tanggung jawab dalam mengelola dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran sehingga kegiatan ini diadakan. IPE merupakan hal yang potensial sebagai media kolaborasi antar profesional kesehatan dengan menanamkan pengetahuan dan skill dasar antar professional. Kegiatan ini akan membantu dosen dan mahasiswa untuk dapat menyatukan persepsi tentang IPE. IPE merupakan hal yang penting dalam membantu pengembangan konsep kerja sama antar profesional yang ada dengan mempromosikan sikap dan tingah laku yang positif antar profesi yang terlibat di dalamnya. Harapan saya STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan dapat mewujudkan secara langsung pelaksanaan IPE ini kemudian selanjutnya dapat berkoordinasi yang baik antar dosen dengan berbagai prodi. TIM dari Undip sebagai pembicara dan fasilitator adalah Dr. Diana Nur Afifah, M.Sc (Prodi Gizi), Nuryanto, S.Gz., MSi (Dept Gizi FK Undip), Ns Fatikhu Yatuni Asmara, M. Sc (Prodi Keperawatan FK Undip). Kegiatan ini dosen dan mahasiswa melihat dan melakukan secara langsung role play yang telah di setting kasusnya untuk berbagai prodi. Mahasiswa akan mempunyai persepsi dan kesiapan yang baik dan secara nyata pada kegiatan ini untuk berdiskusi dalam pemecahan kasus dengan pendekatan dari beberapa aspek kesehatan. pendekatan metode ini dalam simulasi program IPE dapat meningkatkan sikap mahasiswa tentang kolaborasi menyelesaikannya. Mahasiswa setelah lulus nanti diharapkan akan mampu menerapkan di tatanan pelayanan bersama profesi kesehatan yang lain sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

INFO SPMB
Profesional Islam