info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

Kunjungan kewirausahaan

by frendi Comments: 0

Kunjungan kewirausahaan Mahasiwa bidan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta rabu 1 Agustus 2018 di mom and baby spa Akmila sambi simo boyolali. Kunjungan kewirausahaan ini diikuti 30 mahasiswa D3 Kebidanan semester IV dan pendamping dosen kebidanan. Disampaikan Wakil ketua II Munaaya Fitriya, S.E., SST., M.Kes., merupakan kegiatan rutin yang dilakukan prodi kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah sebagai wujud aplikasi praktik dr mata kuliah kewirausahaan.sesuai dengan visi misi prodi kebidanan stikes pku muhammadiyah bahwa mencetak bidan yang profesional islami dan mempunyai jiwa wirausaha. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan jiwa pengusaha mahasiswa prodi bidan stikes pku muh ska khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kunjungan ini bertempat di akmila baby spa pemilik dini Qomaril akmila yg beralamatkan di ngadirejo pelem, Simo boyolali. Dini Qomaril akmila merupakan salah satu alumni prodi D3 Kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah yang sudah berhasil dalam berwirausaha sesuai dengan kompetensinya. Klinik mom and baby spa juga menjadi salah satu sasaran kunjungan kewirausahaan karena prodi kebidanan stikes pku muhammadiyah surakarta mempunyai keunggulan membekali mahasiswa dengan pelatihan mom and baby spa yang bersertifikat kemenkes.

Dini selaku pemilik mom and baby spa akmila menyampaikan “apa yang saya lakukan saat ini semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi adik adik tingkat kami agar bisa kreatif menciptakan usaha dan lapangan kerja kedepannya sesuai kompetensi yang kita miliki, masih banyak kesempatan yang bisa kita ciptakan”

UCAP JANJI MAHASISWA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

by admin Comments: 0

STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan ucap janji dan penyematan lencana prodi DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan di hari selasa di di Auditorium Kampus STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta . Wakil ketua I bidang akademik Cemy Nur Fitria, SKep, Ns, M. Kep menyampaikan bahwa kegiatan yang berada dibawah koordinasi bidang akademik ini dilaksanakan di Auditorium STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dan diikuti peserta sebanyak 165 mahasiswa Perawat dan Bidan. Prosesi yang biasa disebut dengan upacara caping day ini rutin dilakukan setiap tahun untuk mempersiapkan mahasiswa masuk ke lahan praktek di rumah sakit, puskesmas atau lahan praktek lainnya.

Prosesi capping day tersebut, ditandai dengan penyematan lencana pada seragam keperawatan dan kebidanan oleh Weni Hastuti, S. Kep., M. Kes., selaku ketua stikes PKU Muhammadiyah Surakarta kepada perwakilan mahasiswa dari kedua prodi. Dilanjutkan pembacaan sumpah, ikrar dan janji mahasiswa Serta Ketua Stikes Weny Hastuti, M. Kes. Kemudian,. Ucap janji bertujuan agar mahasiswa yang telah mendapatkan lencana profesi akan selalu menjunjung tinggi etika, norma dan nilai-nilai profesi keperawatan dan kebidanan dalam praktik dan pengabdian. Mahasiswa harus siap melayani pasien tanpa membedakan pangkat, agama, dan golongan. Mahasiswa wajib menghormati dosen, pembimbing klinik dan menjunjung tinggi almamater. Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Weny Hastuti, SKep, M. Kes mengatakan, mayoritas mahasiswa yang menjalani prosesi capping day itu melaksanakan tugas dan praktik di RS PKU Muhammadiyah Se Solo Raya, RS pemerintah dan puskesmas serta lahan praktek negeri maupun swasta lainnya.

Disampaikan weni Hastuti “Setelah mengikuti prosesi Pengambilan Sumpah dan Penyematan Lencana, mahasiswa baru diizinkan untuk terjun langsung dalam tatanan pelayanan nyata di dunia kerja, sebagai sarana pembelajaran sekaligus transformasi untuk membentuk perawat dan bidan yang profesional. Selama proses pembelajaran di kampus, cara berfikir mahasiswa lebih didominasi oleh otak kiri yang lebih menekankan fungsi-fungsi logika, analitis, serta teori dan konseptual atau dengan perkataan lain tekstual. Sementara di dunia kerja justru lebih membutuhkan kreatifitas, fleksibilitas, dan inovasi yang bahan dasarnya adalah imajinasi kreatif yang merupakan cara kerja otak kanan, atau dengan perkataan lain lebih menekankan kontesktualitas. Era masa depan adalah era otak kanan yang ditandai dengan dua hal yaitu disamping High Concept yang merupakan komponen Hard Skill, namun juga harus High Touch yang syarat dengan muatan Soft Skill. Oleh karena itu, momentum Praktik Klinik Keperawatan bagi mahasiswa Perawat dan Bidan dapat dijadikan sebagai sarana transformasi diri dari yang biasanya kaku menjadi lebih fleksibel, dari yang biasanya tekstual menjadi lebih kontekstual”.

Acara Caping Day kali ini juga dirangkai dengan pembekalan soft skill mahasiswa dengan tema” Menjadi Yang Terbaik” oleh dr. Andri Putranto, M. Kes yang juga diikuti langsung orang tua mahasiswa sebagai tamu undangan.
Mahasiswa selesai dari pendidikan nanti, dihadapkan pada tantangan masyarakat yang terus berkembang fan dinamis, sehingga sebelum bekerja, perlu adaptasi dan mengaplikasikan dari teori dan praktikum selama pendidikan serta mencapai target kompetensi yang diharapkan. Hal ini sangat berarti bagi mereka jika nanti sudah siap bekerja, terang Cemy Nur Fitria.

Ketua panitia Nurhidayah, SST, M. H.Kes menyampaikan bahwa Mahasiswa saat menjalankan tugas wajib mengutamakan pasien. Pasien dari berbagai kalangan terutama yang tidak mampu, tetap harus ditangani secara tepat dan cepat,”

Muswil dan Rakelwil Ikatan Lembaga Mahasiswa Bidan Indonesia (IKAMABI) Jawa Tengah

by admin Comments: 0

Ikatan Lembaga Mahasiswa Kebidanan Indonesia (IKAMABI) Wilayah III Jawa Tengah mengadakan Musyawarah Wilayah dan Rapat Kerja Wilayah III IKAMABI Jawa Tengah – DIY 2018/2019 di Stikes PKU muhammadiyah Surakarta pada tanggal 20-22 April 2018.

Didalam sambutan Wakil Ketua bidang III Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Sri Mintarsih, S. Kep., Ns.,  M. Kes., menyampaikan “dengan di adakanya Musyawarah Wilayah (Muswil)  dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IKAMABI Wilayah III di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, kedepannya organisasi kebidanan ini diharapkan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.  Sehingga program kerja dan pengabdian masyarakat bisa dilanjutkan di masing-masing institusi atau perguruan tinggi untuk melakukan kegiatan yang positif, efisien dan bermanfaat untuk semua orang terutama para peserta. Dalam muswil ini diharapkan dapat memperkokoh pondasi IKAMABI dan meningktkan kerja sama antar sesama peserta serta dapat menjalin silaturahmi antar organisasi mahasiswa bidan yang terdiri dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Diharapkan muswil yang akan diselengarakan dapat membawa  dampak positif bagi IKAMABI maupun para peserta.

Disampaikan oleh Amanina Mujahidah Shoburoh selaku ketua Panitia Musywil dan rakerwil IKAMABI bahwa 30 peserta dari perwakilan 15 perguruan tinggi kebidanan se-Jawa Tengah, antaralain peserta dari Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Boyolali,karanganyar, Cilacap dan lain sebagainya.  “IKAMABI yaitu Ikatan Organisasi bidan se-Indonesia. Kegiatan – kegiatan IKAMABI ini sendiri bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa kebidanan agar bermanfaat bagi masyarakat. IKAMABI sendiri terdiri dari mahasiswa kebidanan yang dituntut berperan aktif dalam meningkatkan perubahan untuk masyarakat dan bekerja sama dengan para profesional. Dengan adanya kerja sama ini, IKAMABI dapat menyusun program kerja yang berkualitas dan dapat  melatih kerja sama dengan para profesional.” Kata Amanina.

Kegiatan Musyawarah Wilayah – Rapat Kerja Wilayah IKAMABI Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta berisi laporan Pertanggungjawaban Pengurus Harian Wilayah III Periode kepengurusan 2017/2018, pemilihan dan pelantikan Koordinator Wilayah dan pengurus Harian Wilayah tahun kepengurusan 2018/2019, rapat kerja IKAMABI untuk menyusun program kerja IKAMABI untuk satu tahun kedepan.

Dalam pemilihan ketua IKAMABI terpilih sebagai ketua baru Dewi tanjung Sari dari DIII UNS.

PRAKTEK KEBIDANAN KOMUNITAS STIKES PKU BERMANFAAT DI NUSUKAN

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Melepas sejumlah 34 mahasiswa D3 kebidanan semester 5 untuk melaksanakan Praktek Komunitas D3 kebidanan di wilayah Kelurahan Nusukan selama satu bulan pada September sampai oktober 2017.
Pada penutupan praktik komunitas di laksanakan 10 oktober 2017 di pendopo Kelurahan Nusukan yang dihadiri Pimpinan Kelurahan Nusukan, DKK dan Kepala Puskesmas Nusukan.
Disampaikan oleh Cemy Nur Fitriya selaku Wakil Ketua I bidang akademik dan kurikulum stikes PKU Muhammadiyah Surakarta “kami berharap mahasiswa dapat melaksanakan kuliah praktek komunitas ini sesuai dengan kompetensi dan ilmu yang sudah didapatkan. selain itu dapat memberi manfaat kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan baik pendidikan maupun pelayanan kepada masyarakat”

Praktek Komunitas kebidanan di kelurahan Nusukan yang merupakan Wilayah binaan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dan telah terjalin kerjasama yang baik selama ini mempunyai manfaat yang besar bagi masyarakat.
Cemy Nur Fitria, S. Kep, Ns, M. Kep selaku wakil ketua I Bidang akademik telah menyerahkan mahasiswa kepada ibu lurah Nusukan dan pembimbing puskesmas Nusukan sebanyak 34 mahasiswa untuk bisa melaksanakan praktek di wilayah ini dengan bimbingan dari pihak puskesmas dan institusi.
Kegiatan ini merupakan aplikasi secara langsung bagi mahasiswa prodi DIII Kebidanan dalam menerapkan secara langsung tindakan kebidanan dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat luas khususnya kesehatan ibu dan anak. Mahasiswa akan dapat secara langsung mengetahui bagaimana melaksanakan pelayanan dengan pertimbangan budaya lokal, pelayanan KIA dan KB bagi ibu serta tindakan preventif lainnya.
Mahasiswa akan melakukan pendataan masalah kesehatan reproduksi kemudian merumuskan masalah bersama masyarakat. Masalah tersebut akan diselesaikan dengan berdiskusi mencari solusi yang tepat kemudian diterapkan oleh mahasiswa serta setelah selesai dilakukan monitoring dan evaluasi oleh pembimbing.
Kegiatan lainnya yang include dalam praktek komunitas kebidanan adanya pengabdian dosen dengan melibatkan mahasiswa berkaitan dengan pemberian makanan yang sesuai dengan perkembangan umur anak serta pendidikan kesehatan IVA test dan deteksi dini kanker.

Disampaikan oleh Sri wahyuni selaku pembimbing dari Puskesmas Nusukan menyatakan bahwa kami sangat terbantu sekali dengan adanya praktik yang dilakukan mahasiswa Stikes PKU Muhammadiyah yang diantaranya membantu mensosialisasikan dan melakukan penyuluhan kepada ibu kader posyandu di RT 4 RW 09 Kelurahan Nusukan dengan materi Deteksi Dini Kanker serviks dan kanker payudara serta perawatan alat reproduksi.
“Penyuluhan dilaksanakan sebagai pendidikan kesehatan kepada warga karena sebagian besar masih awam dengan penyakit kanker serviks dan kanker Payudara. disamping itu juga memberikan pendidikan akan arti penting perawatan alat reproduksi dan payudara. hal ini di masyarakat umum masih sangat awam dengan hal tersebut”.
Disamping itu mahasiswa DIII Kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta juga melaksanakan pengabdian masyarakat dengan mengadakan penyuluhan kesehatan berupa Pelatihan kader tentang pemberian makanan pada bayi dan anak serta gpemberian gizi untuk tumbuh kembang anak. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut di wilayah Nusukan tidak hanya terkait dengan Praktik saja akan tetapi harapan kami dapat terjalin kerjasama di waktu yang akan datang..

 

Penyuluhan Ibu kader posyandu di rt 04/ rw 09 Kelurahan Nusukan

by admin Comments: 0

   

Mahasiswa DIII kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah surakarta mengadakan Penyuluhan kepada ibu kader posyandu di RT 4 RW 09 Kelurahan Nusukan 2 Oktober 2017
Mahasiswa dan Tenaga pendidik DIII kebidanan melaksanakan penyuluhan kepada wanita subur dengan materi
1. Deteksi Dini Kanker serviks dan kanker Payudara
2. Perawatan Alat reproduksi
Penyuluhan dilaksanakan sebagai pendidikan kesehatan kepada warga karena sebagian besar masih awam dengan penyakit kaknker serviks dan kanker Payudara. disamping itu juga memberikan pendidikan akan arti penting perawatan alat reproduksi dan payudara. hal ini di masyarakat umum masih sangat awam dengan hal tersebut.

   

Gandeng Dinkes Solo, STIKES PKU Muhammadiyah Sukses Pelatihan Kesehatan Reproduksi

by admin Comments: 0

Suasana pelatihan kesehatan reproduksi remaja di Kampus STIKES PKU Muhammadiyah Solo, Rabu-Kamis (2-3/8/2017). Foto : Humas PKU Muh. Solo

Harianamanah.com, Solo — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta sukses menggelar pelatihan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Sebanyak 40 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 50 Guru Sekolah Dasar (SD) se Kota Solo mengikuti acara ini, di Kampus STIKES PKU Muhammadiyah Solo, Rabu-Kamis (2-3/8/2017).

“Ini cikal bakal pembentukan konselor sebaya,” kata Weny Hastuti, Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo.

Dia mengatakan, konselor sebaya maksudnya memberi konseling teman sebaya terkait kesehatan reproduksi. Adapun guru sebagai konselor bagi siswanya terkait dengan perkembangan anak didik.

Menurut Weny, siswa-siswi SD dan SMP tersebut merupakan tangan panjang kesehatan reproduksi remaja dari Dinas Kesehatan di sekolah masing-masing, sehingga perlu mengikuti pelatihan dulu.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Ida Angklaita, mengatakan pelibatan siswa sebagai konselor sebaya ini bertujuan tercapainya pengetahuan kesehatan reproduksi secara utuh bagi kader kesehatan di sekolah.

“Sasarannya adalah terbentuk kader Kesehatan Sekolah yang merupakan perwakilan setiap sekolah yang ditunjuk oleh 17 Puskesmas se Kota Solo,” imbuh dia.

Laporan : Riki Purnomo/Wartawan Harian Amanah Solo, Jateng

Editor: Abdul Rahman

Sumber: Harianamanah.com

Begini Penutupan Rangkaian Kegiatan Pesantren Mahasiswa STIKES PKU Surakarta

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Ratusan mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dari tiga program studi mengikuti outbond.

Outbond diikuti 168 mahasiswa semester dua dilaksanakan di Edupark Jalan Adi Sucipto Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Minggu (9/7/2017).

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (LPMPI), Anis Prabowo, mengatakan, outbound ini bertujuan untuk melatih kemampuan leadership, partnership, dan communication skill mahasiswa.

Outbound ini adalah untuk melengkapi kegiatan para mahasantri di pesantren mahasiswa (pesma).

Sekaligus sebagai prasyarat untuk mendapatkan sertifikat pesantren mahasiswa yang akan menjadi salah satu syarat ikut wisuda.

“Oleh karena itu, kegiatan outbound ini bersifat wajib,” kata Anis, dalam keterangan persnya kepada TribunSolo.com, Minggu (10/7/2017).

Dia mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai penutupan pesantren mahasiswa yang dilaksanakan STIKES PKU Muhammadiyah.

Adapun pesantren mahasiswa sendiri, katanya, untuk menggembleng mahasiswa di bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan di asrama dengan metode pesantren dan sudah dimulai Februari lalu.

Selama mengikuti pesantren mahasiswa mereka didik tentang aqidah, akhlaq, bacaan Alquran, hafalan surat dan tentang kemuhammadiyahan.

“Harapannya mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta bener – benar menjadi insan atau kader Muhammadiyah yang bertakwa, professional dan Islami,” katanya.

Sumber: Tribunsolo.com

Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim dan Difabel

by admin Comments: 0

Solo —  Puluhan anak difabel dan anak yatim mengikuti buka puasa bersama (Buber) yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Korps Sukarelawan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Mereka berasal dari SLB Anugrah dan Panti Yatim Aisyiyah Kadipiro Solo,

“Kegiatan yang bertemakan Berbagi Kebahagiaan di Bulan Sudi Ramadan berlangsung di Auditorium STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Kamis (15/6) petang,” ungkap Ketua Pelaksana, Nur Hidayah Safitri kepada wartawan, Jumat (16/6).

Nur mengatakan, kegiatan ini merupakan sarana meningkatkan kepedulian, kebersamaan dan kekompakan serta sarana untuk lebih meningkatkan keimanan kepada Allah SWT sebagai zat yang maha memuliakan dengan bentuk kegiatan berbagi amal bersama anak-anak difabel antar keluarga besar STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Sementara itu, Wakil Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Sri Mintarsih mengatakan adanya kegiatan seperti ini di bulan Ramadan dapat menanamkan kepada mahasiswa maupun civitas STIKES PKU khususnya, agar selalu menyisihkan sebagian hartanya untuk fakir miskin.

Selain mengundang 30 anak difabel dan 10 anak yatim, acara Berbagi Kebahagiaan juga dihadiri sekitar 200 mahasiswa dan civitas STIKES PKU Muhammadyah Surakarta. Termasuk menghadirkan Ustadz Anis Sumaji sebagai pemberi tausiah.

Sumber: Timlo.Net

by admin Comments: 0

Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan seminar kewirausahaan ‘Entrepreneurs Is The Way Of Life’ di The Adhiwangsa Hotel, Colomadu, Karanganyar, Minggu (21/5/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan seminar kewirausahaan “Entrepreneurs Is The Way Of Life”.

Seminar tersebut dilaksanakan di The Adhiwangsa HotelColomadu, Karanganyar, Minggu (21/5/2017).

Hadir sebagai narasumber CEO Buka Lapak, Rahmad Danu Andika, wirausahawan di bidang kesehatan, Munaaya Fitriya, dan pebisnis forum, Nurhadi Islam.

Adapun peserta seminar ada sekitar 500 mahasiswa.
Ketua BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Bachrudin Yusuf, mengatakan, bahwa di era globalisasi tentunya peralatan semakin canggih, meskipun belum banyak yang memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sehari harinya.

“Mereka beranggapan akibat pengaruh globalisasi membuat bisnis yang semula dijajakan menjadi sepi karena pengaruh situs online,” kata Bachrudin, dalam keterangan persnya, Selasa (23/5/2017).

Oleh karena itu, kata dia, peningkatan sumber daya manusia merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktifitas sehingga bisa memanfaatkan media online untuk berwirausaha.

“Kami mengadakan seminar kewirausahaan untuk meningkatkan sumber daya manusia agar mahasiswa, masyarakat bisa berkarya dan tidak lagi menjadi beban keluarga,” jelas dia.

Sementara, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Sri Mintarsih, berharap mahasiswa bisa menjadi pelopor bisnis.

Kemampuan wirausaha merupakan modal dasar bagi seseorang yang ingin bergerak di bidang usaha tertentu.

“Diharapkan dengan diadakannya seminar nasional kewirausahaan mahasiswa, masyarakat tergerak untuk memanfaatkan media teknologi yang sudah canggih untuk berwirausaha,” kata dia.

Pihaknya juga berharap dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif sebagai bekal dalam berwirausaha, membangun jejaring bisnis dan menciptakan wirausaha pemula.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul BEM STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Seminar Kewirausahaan ‘Entrepreneurs Is The Way Of Life’, http://solo.tribunnews.com/2017/05/23/bem-stikes-pku-muhammadiyah-solo-gelar-seminar-kewirausahaan-entrepreneurs-is-the-way-of-life.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

Ini Daftar RS Tempat Praktik Klinik Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Para mahahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan diterjunkan ke sejumlah rumah sakit di wilayah eks Keresidenan Surakarta untuk mengikuti praktik klinik.

Adapun praktik klinik ini akan dilaksanakan selama 1,5 bulan, mulai awal Juli 2017.

Ketua panitia praktik klinik STIKES PKU Muhammadiyah SurakartaSiti Sarifah, mengatakan ada 142 mahasiswa yang akan mengikuti praktik klinik tahun 2017.

Mereka terbagi atas 127 mahasiswa D-III Keperawatan dan 15 mahasiswa D-III Kebidanan.

“Untuk Keperawatan akan kita terjunkan di RS PKU Muhammadiyah di eks Keresidenan Surakarta ditambah rumah sakit umum,” katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (26/4/2017).

Sementara untuk tambahan rumah sakit bagi mahasiswa Keperawatan antara lain, RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, dan RSUD Simo.

Sedangkan untuk praktik klinik mahasiswa Kebidanan  antara lain, RSUD Ngipang Solo dan BPM (bidan praktik mandiri) se eks Karesidenan Surakarta serta DKK Sragen.

Menurut Siti, sebelum diterjunkan mereka diambil sumpah dan pemasangan lencana mahasiswa.

Pengambilan sumpah serta pemasangan lencana mahasiswa telah dilakukan pada Selasa (25/4/2017) yang juga diikuti para orang tua mahasiswa.

“Supaya mereka benar-benar siap pada waktu diterjunkan nanti,” kata Siti menegaskan.

Sumber: Tribunsolo.com

Penerimaan Mahasiswa Baru
Profesional Islam