info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

Mahasiswa Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Solo Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Polokarto

by admin Comments: 0

Para mahasiswa S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga, Minggu (15/1/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Mahasiswa S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan pemeriksaan kesehatan di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

Pemeriksaan kesehatan sebagai kegiatan puncak praktik komunitas mahasiswa S1 Gizi dilaksanakan pada Minggu (15/1/2016).

Menurut dosen pembimbing praktik komunitas, Dewi Marfuah, sasaran kegiatan adalah kader posyandu dan masyarakat umum di Desa Mranggen, Kayuapak dan Godog, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

Para mahasiswa S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga, Minggu (15/1/2017).
Para mahasiswa S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga, Minggu (15/1/2017).

Adapun pemeriksaan kesehatan meliputi cek tekanan darah, gula darah, asam urat dan konseling gizi.

“Kami juga mengadakan senam sehat, penyuluhan kader posyandu dan pelatihan kader posyandu,” katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (18/1/2017).

Kegiatan itu juga diikuti koordinator dosen pembimbing praktik komunitas S1 Gizi, Retno Dwi Noviyanti.

Selama kegiatan diadakan masyarakat cukup antusias.

Mereka yang datang untuk melakukan cek kesehatan dan konseling kesehatan.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan,” ungkapnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Mahasiswa Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Solo Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Polokarto, http://solo.tribunnews.com/2017/01/18/komunitas-mahasiswa-s1-gizi-stikes-pku-muhammadiyah-solo-adakan-pemeriksaan-kesehatan-gratis.
Penulis: Labibzamani
Editor: Daryono

Muhammadiyah Solo Kunjungi Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang

by admin Comments: 0

Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Lakukan Kunjungan Ilmiah ke Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang, Jumat (18/11/2016).

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta melakukan kunjungan ilmiah ke Kementerian Kesehatan Balai Litbang GAKI (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium) Magelang.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 16 November 2016 diikuti sebanyak 25 mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi dengan didampingi pendamping Kaprodi Ilmu Gizi, Tuti rahmawati SGz MSi, Sekretaris Prodi, Dewi pertiwi SGz M Gizi dan Indah Kurniawati STP MSc.

Acara serah terima dilakukan Wakil ketua I, Cemy Nur Fitria SKep Ns M Kep kepada Kasubag TU Balai Litbang GAKI Magelang, Tri Sudarningsih SE MPH.

Waket I, Cemy Nur Fitria menyampaikan, bahwa kunjungan ilmiah ini akan memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa.

Selain itu mendapatkan kuliah pakar berkaitan dengan akibat kekurangan yodium bagi janin, remaja, dewasa yang akan berakibat kretin, tuli, dan IQ rendah.

kunjungan ilmiah stikes pku 2
Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Lakukan Kunjungan Ilmiah ke Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang, Jumat (18/11/2016).

“Juga memberikan bekal secara nyata kepada mahasiswa upaya promotif dan preventif,” katanya dalam keterangan tertulis kepada TribunSolo.com, Jumat (18/11/2016).

“Supaya dapat dicegah terjadinya GAKI serta bagaimana penanganannya ketika ditemukan kasus GAKI supaya tdk terjadi komplikasi dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini mahasiswa melakukan kunjungan langsung ke laborat biokinia dan biologi molekuler dan diskusi dengan penata laboratorium yang berkaitan dengan deteksi GAKI.

Tahap terakhir kunjungan di klinik GAKI sebagai tempat pelayanan deteksi dini GAKI dan terapi awal serta lanjutan bagi penderita.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Solo Kunjungi Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang, http://solo.tribunnews.com/2016/11/18/mahasiswa-stikes-pku-muhammadiyah-solo-kunjungi-kemenkes-balai-litbang-gaki-magelang.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

5 Institusi Kesehatan Bergabung dalam Dewan Pengurus Komisariat PPNI STIKES PKU Muhammadiyah

by admin Comments: 0

Pengurus baru DPK PPNI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat dilantik di Auditorium STIKES PKU Muhamamdiyah Surakarta, Selasa (15/11/2016).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Periode 2016-2020 berasal dari gabungan lima institusi kesehatan di Solo.

Kelima institusi itu antara lain, Akper Patria Husada, Akper Insan Husada, Akper Mambaul Ulum, Usahid Surakarta dan PMI Cabang Solo.

“Harapan kami kedepan nanti amanah organisasi bisa terlaksana, khususnya mutu dan daya saing SDM (Sumber Daya Manusia) keperawatan yang kompeten,” kata Suminanto kepada TribunSolo.com, Selasa (15/11/2016).

Suminato menambahkan, DPK PPNI yang baru bisa bersinergi dengan DPD PPNI dalam memajukan fasilitas pelayanan kesehatan di Solo.

Disamping itu pengurus baru DPK PPNI dapat melakukan penguatan sistem kredensial keperawatan.

“Melalui sertifikasi keahlian, regestrasi, lisensi, pengembangan penelitian berbasis penguatan Evidence Based Practice (EBP) untuk meningkatkan kualitas keperawatan berbasis dan keselamatan pasien,” jelasnya.

Pengembangan model asuhan keperawaran khususnya pengembangan kualitas praktik mandiri, lanjutnya, home visit dan home care akan dikembangkan dan bisa dijamin dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

Ada sekitar 40 orang yang dilantikan menjadi pengurus baru DPK PPNI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Mereka terdiri dari unsur ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan seksi-seksi sesuai bidangnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul 5 Institusi Kesehatan Bergabung dalam Dewan Pengurus Komisariat PPNI STIKES PKU Muhammadiyah, http://solo.tribunnews.com/2016/11/15/5-institusi-kesehatan-bergabung-dalam-dewan-pengurus-komisariat-ppni-stikes-pku-muhammadiyah.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

Pemberian Sertifikat Imunisasi Dasar untuk Ribuan Anak di Solo Cetak Rekor MURI

by admin Comments: 0

Ketua HKN, Weni Hastuti, saat menerima penghargaan Rekor MURI di Solo Paragon Mal, Rabu (9/11/2016) malam.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Pemberian sertifikat imunisasi dasar lengkap kepada anak di Solo berhasil mencetak museum rekor Indonesia (MURI), Rabu (9/11/2016) malam.

Pemberian sertifikat tersebut merupakan rangkaian peringatan ke-52 Hari Kesehatan Nasional berlangsung di Solo Paragon Mal Solo.

Target pemecahan MURI semula 1.700 anak di Solo.

Tetapi pada saat penghitungan pemberian sertifikat bersama perwakilan MURI, Manager Eksekutif, Sri Widayati pada pukul 21.00 WIB mencapai 2.500 anak.

“Alhamdulillah, tadi malam mempersembahkan piagam Rekor MURI untuk Solo dan DKK (Dinas Kesehatan Kota),” kata Ketua HKN, Weni Hastuti kepada TribunSolo.com, Kamis (10/11/2016).

Perempuan yang juga sebagai Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta ini berharap, keberhasilan meraih penghargaan MURI bisa bermanfaat untuk bersama.

“Semoga ini (penghargaan) memberikan semangat untuk SoloDKK dan seluruh insan kesehatan,” katanya.

Selain pemecahan Rekor MURI, rangkaian peringatan ke-52 HKN yang telah dilaksanakan antara lain, pemilihan putra putri sehat Solo 2016, workshop untuk siswa SMA se-Solo atau kampanye Narkolema (Narkoba Lewat Mata) dan Expo Hidup Bersih dan Sehat.

Kemudian lomba debat Bahasa Inggris dan performance “Akustik STIKES PKU Muhammadiyah“, workshop kesehatan dan gender, dan tolkshow PHBS for the Global Goals.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Pemberian Sertifikat Imunisasi Dasar untuk Ribuan Anak di Solo Cetak Rekor MURI, http://solo.tribunnews.com/2016/11/10/pemberian-sertifikat-imunisasi-dasar-untuk-ribuan-anak-di-solo-cetak-rekor-muri.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Adakan Stan Konsultasi Gizi Gratis di Solo Paragon Mall

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU MuhammadiyahSolo, mengadakan konsultasi gizi gratis di Atrium Solo Paragon Mall.

Konsultasi gizi gratis dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52 bersama perguruan tinggi  di Solo lainnya.

Menurut informasi Anis Prabowo dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi STIKES PKU Muhammadiyah, konsultasi gratis diadakan untuk semua kalangan.

“Mulai dari balita hingga orangtua dapat berkonsultasi di stan kami (STIKES PKU Muhammadiyah),” ungkapnya, Selasa (8/11/2016).

Adapun bagi yang ingin berkonsultasi gizi akan disediakan tim gizi yang terdiri dari dosen serta melibatkan mahasiswa gizi.

Bertajuk gizi seimbang, STIKES PKU Muhammadiyah menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakat umum.

Mulai dari konsultasi masalah diabetes, kasu-kasus penyakit, status gizi, kadar lemak, hingga gizi program diet.

Pantauan TribunSolo.com Selasa sekitar pukul 12.30 WIB tampak banyak pengunjung mal mampir ke stan STIKES PKU Muhammadiyah.

Pasalnya perguruan tinggi tersebut merupakan satu-satunya perguruan itnggi yang berkonsentrasi pada gizi di Solo.

Selain ekspo pameran, terdapat rangkaian acara seperti workshop hingga verifikasi buku Kartu Intensif Anak (KIA) dalam rangka pemecahan rekor MURI pemberian 1.700 sertifikat.

Sumber: Tribunsolo.com

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Lomba Cerdas Cermat PMR Antar SMA/SMK se-Surakarta

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU Muhamamdiyah Surakarta mengadakan lomba cerdas cermat PMR antar SMA/SMK se-Surakarta di Auditorium Kampus setempat, Senin (7/11/2016).

Lomba diikuti 21 tim dari 11 sekolah di Solo ini dalam rangka untuk memperingati peringatan ke-52 Hari Kesehatan Nasional (HKN).

“Sekaligus memperingati Milad STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta,” kata ketua panitia lomba cerdas cermat, Dewi Marfuah, kepada TribunSolo.com, di sela-sela lomba.

Dewi mengungkapkan, lomba cerdas cermat ini terselenggara atas kerja sama antara STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan PMI Solo.

Ada tiga babak dalam lomba cerdas cermat ini.

Pertama babak penyisihan.

Kedua babak semi final.

Terakhir babak final.

“Babak penyisihan ini kita bagi menjadi tiga kelompok dimana masing-masing kelompok ada tujuh tim,” ungkapnya.

Kemudian tujuh tim ditandingkan kembali diambil dua besar.

“Kita tandingkan kita ambil tigas besar untuk mengikuti final,” terangnya.

Selama perlombaan berlangsung, peserta diberikan materi soal tentang palang merah, tanggap darurat bencana dan donor darah serta kesehatan umum.

Sumber: Tribunsolo.com

Begini Cara STIKES PKU Muhammadiyah Solo Tingkatkan Taraf Ekonomi Ibu-ibu Rumah Tangga

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Labu kuning selama ini hanya dimanfaatkan petani sebagai makanan ternak.

Padahal labu kuning ini memiliki kandungan gizi yang bagus untuk tubuh, seperti vitamin A, C dan E.

Alasan inilah kemudian STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali.

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sejak Mei-Oktober 2016.

Yakni dengan memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan labu kuning sebagai produk makanan alternatif yang bernilai tinggi.

pelatihan ibu rumah tangga
Ketua Pengabdian dan Pendampingan, Dewi Marfuah (dua kiri) saat memberikan arahan kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali dalam pembuatan olahan makanan dari labu kuning.

Adapun tim pengabdian kepada masyarakat ini antara lain, Ketua, Dewi Marfuah SGz MPH; Anggota 1, Tuti Rahmawati SGz MSi dan Anggota 2, Retno Dewi Noviyanti SGz MSi.

Ketua Pengabdian dan Pendampingan, Dewi Marfuah, kepada TribunSolo.com, mengatakan, peserta pelatihan ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang tidak memiliki kegiatan.

Mereka dilatih untuk mengolah labu kuning menjadi produk makanan dan bernilai tinggi, seperti bolu kukus, bolu mekar, kue kering, donat, mei kering dan lain-lain.

“Mereka juga kami latih tentang bagaimana mengemas dan memasarkannya melalui media sosial (medsos),” kata Dewi, Senin (7/11/2016).

Dewi mengungkapkan, tujuan dari pelatihan ini juga untuk meningkatkan taraf hidup bagi masyarakat di Desa Bendo, Nogosari.

pelatihan ibu rumah tangga
Ibu-ibu rumah tangga di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali saat membuat makanan dari bahan labu kuning.

“Awalnya nongkrong nggak punya kegiatan dengan pelatihan ini bisa menghasilkan uang,” katanya.

Produk olahan labu kuning ini, kata Dewi, baru dijual di toko desa sekitar dan dititipkan di kantin sekolah.

Meski demikian, pihaknya berharap, ke depan olahan labu kuning ini bisa dijual ke berbagai daerah.

“Alasan lain kami mengadakan pelatihan dan pendampingan di sini (Desa Bendo, Nogosari) karena labu kuning yang dihasilkan cukup banyak,” ungkapnya.

Sumber: Tribunsolo.com

Weni Hastuti Akan Memimpin STIKES PKU Muhammadiyah Solo hingga 4 Tahun ke Depan

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Weni Hastuti terpilih lagi sebagai Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo.

Ia akan memimpin lagi kampus tersebut, kali ini untuk periode 2016/2020.

Pelantikan Pimpinan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta periode 2016/2020 ini dilakukan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo, H Subari.

Kepada TribunSolo.com, Weni mengatakan, terpilihnya dia menjadi ketua merupakan amanah yang diberikan PDM Solo kepadanya.

“Artinya saya harus melanjutkan estafet kepemimpinan STIKES PKU Muhammadiyah,” katanya, Sabtu (215/10/2016), di Solo.

Weni menbersagatakan, dirinya bersama pimpinan lain siap melanjutkan perjuangan perguruan tinggi kesehatan ini untuk menuju yang lebih baik.

Secara kelembagaan STIKES PKU Muhammadiyah Solo akan semakin berkembang.

“Ciri yang hidup harus tumbuh dan berkembang, sehingga dengan segala potensi yang sudah dimiliki akan mengembangkan prodi baru,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Weni, dalam empat tahun ke depan perguruan tinggi yang dipimpinnya akan berubah menjadi institut kesehatan.

“Kami juga akan terus melakukan kerja sama dengan stakeholder untuk perkembangan dan kemajuan STIKES PKU Muhammadiyah,” kata dia

Sumber: Tribunsolo.com

Kematian Ibu Hamil Akibat Anemia Masih Tinggi

by admin Comments: 0

Solo-kopertis6.or.id – Sebagai rangkaian dies natalis ke-23, Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta yang dalam hal ini Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMAPER) menyelenggarakan Seminar Kesehatan Nasional, dengan narasumber dr. H.Rustam Sunaryo, Sp.OG dengan tema Waspada Indikasi Anemia Ibu Hamil dan Janin dengan ANC Terpadu, Dwi Yuningsih, S.Kep, Ns, M.Kes,  dengan tema Peran perawat dalam Pemeriksaan Proses Tukem Anak yang terkena dampak dari Anemia Ibu, Dr. Toto Sudargo, SKM, M.Kes Lebih menyoroti strategi Pengoptimalan Nutrisi Golden age sebagai stimulus pencegahan dini anemia pada ibu hamil dan bayinya dr. Andri Putranto, M.Kes selaku moderator.

Seminar bertemakan “The Great Stimulation in Golden Days to Prevent anemia” dilangsungkan di Graha Wisata Niaga Solo pada Sabtu, 15 Oktober 2016, di buka Kepala Kemahasiswaan Dewi Marfuah, S. Gz., MPH

Pada kesempatan tersebut Dewi berharap terhadap terbentuknya karakter tenaga kesehatan sebagi role model dalam memberikan pemahaman dan pembekalan kepada masyarakat dan diri sendiri, dalam mengubah gaya hidup untuk mencegah anemia serta berperan dalam menurunkan angka anemia, khususnya pada ibu hamil. “Islam menganjurkan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, Islam juga mengajarkan kita menghargai dan bertanggung jawab terhadap tubuh kita sendiri.” katanya

Dalam materinya dr. H.Rustam Sunaryo, Sp.OG(K) menjelaskan, Kematian ibu dapat terjadi karena beberapa sebab, diantaranya karena anemia. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia relatif tinggi, yaitu sebesar 262 per 100.000 kelahiran hidup (BPS, 2005).

“Ini berarti setiap jam ada 1 ibu yang meninggal karena proses kehamilan dan persalinan. Padahal Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan kesehatan di suatu negara.” papar Rustam

Ia menjelaskan, prevalensi anemia di dunia sangat tinggi, terutama di negara-negara sedang berkembang, termasuk Indonesia. Menurut Word Health Organization (2008), prevalesi kejadian anemia di dunia antara tahun 1993 sampai 2005 sebanyak 24.8 persen dari total penduduk dunia (hampir 2 milyar penduduk dunia).

“Laporan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2007 menunjukkan,  prevalensi anemia ibu hamil pada tahun 2007 di DKI Jakarta sebesar (59.1%) atau 15 persen melebihi rata-rata prevalensi nasional (11.9%).” bebernya

Menurut penelitian, metode lotus birth juga dapat mencegah anemia, tetapi pada bayi yang dilahirkan karena tanpa memutus tali pusar dan membiarkan tali pusar lepas sendiri, diharapkan bayi mendapat lebih banyak darah yang mengandung oksigen, nutrisi dan antibodi.

 

Sumber : http://mail.kopertis6.or.id

Aplikasikan Teknik KBM Optimal, 50 Dosen STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Ikuti Pengembangan SDM

by admin Comments: 0

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti di tengah-tengah mahasiswa.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Puluhan dosen/ tenaga pendidik STIKES PKU Muhamamdiyah Surakarta mengikuti kegiatan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) di aula kampus setempat, Rabu (7/9/2016).

Pengembangan SDM melalui “In House Trainning Pengembangan Karakter Dosen dalam Pembelajaran bagi Dosen Tetap dan Tidak Tetap STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta” bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan langsung khususnya tentang karakater dosen untuk mencapai kompetensinya sesuai UU (Undang-Undang).

“Diharapkan dosen ,ampu menjelaskan dan mengaplikasikan teknik KBM (kegiatan belajar dan mengajar) yang optimal dengan mengedepankan karakter sebagai salah satu pilar untuk mencapai output pembelajaran, yaitu menghasilkan para lulusan yang berkarakter tinggi,” tuturnya.

Dosen mempunyai tanggung jawab secara langsung dalam pengembangan metode dalam kegiatan KBM yang merupakan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi.

Dosen adalah penentu dalam proses pengelolaan mahasiswa untuk menghasilkan output SDM terutama dalam KBM yang membutuhkan persiapan yang cukup matang pelaksanaannya.

Implikasi Undang Undang No 4 Tahun 2005 bahwa kinerja dan kompetensi dosen memikul tang­gung jawab utama dalam tran­sformasi orientasi peserta didik dari ketidaktahuan menjadi tahu, dari ketergantungan menjadi mandiri, dari tidak terampil manjadi terampil, dengan metode­-metode pembelajaran.

Bukan lagi mempersiapkan peserta didik yang pasif, melainkan peserta didik berpengetahuan yang senan­tiasa mampu menyerap dan menyesuaikan diri dengan infor­masi baru dengan berfikir, ber­tanya, menggali, mencipta dan mengembangkan cara-cara ter­tentu dalam memecahkan mas­alah yang berkaitan dengan kehidupannya.

“Ada 50 dosen yang ikut dalam kegiatan pengembangan SDM ini,” jelasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Aplikasikan Teknik KBM Optimal, 50 Dosen STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Ikuti Pengembangan SDM, http://solo.tribunnews.com/2016/09/08/aplikasikan-teknik-kbm-optimal-50-dosen-stikes-pku-muhammadiyah-surakarta-ikuti-pengembangan-sdm.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

INFO SPMB
Profesional Islam