info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

Kelompok Hibah IbM Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Beri Penyuluhan Kesehatan ke Kader Posyandu Pasarkliwon

by admin Comments: 0

SOLO– Kelompok hibah Iptek bagi Masyarakat (IbM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan penyuluhan kesehatan pada Senin- Selasa (15-16/5) di Gedung Posyandu Ngudi Waras Semanggi, Pasarkliwon, Solo.

Kelompok hibah ini diketuai oleh Ratih Prananingrum SST MKes dan Ida Untari SKM MKes yang merupakan anggota IbM serta Dewi Pertiwi DK, S Gz M Gizi.

Pengabdian tersebut mengambil tema Iptek bagi Masyarakat Kader Posyandu Balita Menuju Balita Sehat bersama Kader Posyandu Balita Cempaka IV RW XXI dan Posyadu Balita Murbo Indah RW XVII. Masing–masing Posyandu mengirimkan 20 kader selama dua hari tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Cemy Nur Fitriya dan perwakilan LPPM Stikes PKU Muhammadiyah, Rusiana Sri Haryani. Serta, Lurah Semanggi, Sularso dan perwakilan Puskesmas Sangkrah, Pasarkliwon, Lilia Fitrianingsih.

Dalam sambutanya, Cemy mengatakan Stikes PKU Muhammadiyah sedang ada program hibah IbM. Melalui program ini diharapkan bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

Adapun Lurah Semanggi, Sularso mengucapkan terima kasih kepada Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta. “Semoga kegiatan ini menginisiasi masyarakat untuk dapat meningkatkan kualitas kader Posyandu. Dan hal ini juga bagian program kami untuk menerima kerja sama dengan stakeholder di luar pemerintahan kelurahan,” ujar Sularso.

Sedangkan Ratih Prananingrum MKes menambahkan Pengabdian masyarakat ini lebih fokus ke Posyandu Balita dengan tema penelitian Menuju Balita Sehatyang juga sebagai implementasi penelitian Tenaga Kependidikan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta yang lolos Hibah Dikti Ipteks bagi Mayarakat (IbM) dalam hal ini diketuai oleh Ratih Prananingrum MKes.

“Dalam dua hari kami memberi penyuluhan dan pendidikan kesehatan kepada kader RT 17 dan 21 Semanggi baik secara teori maupun praktik dengan berbagai materi Balita sehat di antaranya, Pijat Bayi dan Praktik Pijat Bayi oleh saya sendiri, lalu Antopometri Balita dan Praktik Antopometri oleh Ida Untari, Gizi Balita dan Praktik Menu Balita Sehat oleh Dewi Pertiwi dan Tumbuh kembang balita oleh Lilia Fitrianingsih dari Puskesmas Sangkrah,” kata Ratih.

PENYULUHAN – Kader Posyandu Balita Cempaka IV RW XXI dan Posyadu Balita Murbo Indah RW XVII menyimak paparan narasumber dalam penyuluhan kesehatan dari Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Senin-Selasa (15-16/5).
Dok Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

Ratih juga menyampaikan kepada Kader Posyandu Balita Cempaka bahwa anak usia 0-5 tahun adalah generasi emas (golden periods) di mana anak pada usia tersebut terjadi proses tumbuh kembang yang optimal, sehingga bayi/anak perlu diberikan stimulasi pijat bayi agar tumbuh kembangnya bisa maksimal. Orang yang harus mengetahui tumbuh kembang anak adalah orangtua, selain itu petugas Posyandu Balita yang menimbang dan memeriksa kesehatan anak. Kader kesehatan Posyandu Balita yang memberikan penyuluhan kepada ibu dan anak harus punya ilmu yang cukup tentang tumbuh kembang dan bagaimana cara mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Orangtua khususnya ibu sebaiknya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anaknya, dengan cara melakukan pijat bayi.

Kenyataan yang ada di lingkungan Semanggi belum banyak orangtua maupun kader Posyandu yang mengerti cara pijat bayi/anak yang benar. Bayi/anak jarang sekali dilakukan pemijatan oleh orangtuanya. Orangtua mengatakan pijat bayi dilakukan hanya kadang-kadang kalau anak kurang enak badan dan itupun dilakukan oleh dukun pijat, bukan oleh orangtuanya sendiri.

Terdapat tiga kasus anak kurang gizi di Posyandu Murba Indah menjadi permasalahan lain muncul dalam pelaksaan Posyandu Balita. Tujuan program pengabdian IbM ini adalah memberikan pelatihan pijat bayi pada kader posyandu di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta dan meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan pijat bayi terhadap bayi, pelatihan praktik masak gizi Balita dan terdokumentasi dalam buku resep menu sehat balita ber ISBN.

Sumber: Joglosemar.co

by admin Comments: 0

Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan seminar kewirausahaan ‘Entrepreneurs Is The Way Of Life’ di The Adhiwangsa Hotel, Colomadu, Karanganyar, Minggu (21/5/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan seminar kewirausahaan “Entrepreneurs Is The Way Of Life”.

Seminar tersebut dilaksanakan di The Adhiwangsa HotelColomadu, Karanganyar, Minggu (21/5/2017).

Hadir sebagai narasumber CEO Buka Lapak, Rahmad Danu Andika, wirausahawan di bidang kesehatan, Munaaya Fitriya, dan pebisnis forum, Nurhadi Islam.

Adapun peserta seminar ada sekitar 500 mahasiswa.
Ketua BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Bachrudin Yusuf, mengatakan, bahwa di era globalisasi tentunya peralatan semakin canggih, meskipun belum banyak yang memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sehari harinya.

“Mereka beranggapan akibat pengaruh globalisasi membuat bisnis yang semula dijajakan menjadi sepi karena pengaruh situs online,” kata Bachrudin, dalam keterangan persnya, Selasa (23/5/2017).

Oleh karena itu, kata dia, peningkatan sumber daya manusia merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktifitas sehingga bisa memanfaatkan media online untuk berwirausaha.

“Kami mengadakan seminar kewirausahaan untuk meningkatkan sumber daya manusia agar mahasiswa, masyarakat bisa berkarya dan tidak lagi menjadi beban keluarga,” jelas dia.

Sementara, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Sri Mintarsih, berharap mahasiswa bisa menjadi pelopor bisnis.

Kemampuan wirausaha merupakan modal dasar bagi seseorang yang ingin bergerak di bidang usaha tertentu.

“Diharapkan dengan diadakannya seminar nasional kewirausahaan mahasiswa, masyarakat tergerak untuk memanfaatkan media teknologi yang sudah canggih untuk berwirausaha,” kata dia.

Pihaknya juga berharap dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif sebagai bekal dalam berwirausaha, membangun jejaring bisnis dan menciptakan wirausaha pemula.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul BEM STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Seminar Kewirausahaan ‘Entrepreneurs Is The Way Of Life’, http://solo.tribunnews.com/2017/05/23/bem-stikes-pku-muhammadiyah-solo-gelar-seminar-kewirausahaan-entrepreneurs-is-the-way-of-life.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Kerja Sama LazisMu Gelar Talkshow Sambut Ramadan

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU Muhammadiyah Solo bekerja sama dengan LazisMu Solo mengadakan talkshow “Sambut Ramadan dengan Quran bersama Muzammil Hasballah”.

Kegiatan ini diadakan di lantai dua Aula STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Kadipiro, Banjarsari, Solo, Senin (8/5/2017) petang.

Direktur LazisMu Solo, Reynal Falah, mengatakan, LazisMu merupakan lembaga Zakat, Infaq, Shodaqoh Muhammadiyah, yang berarti Lazis tingkat nasional.

“Lembaga ini fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, shodaqoh dan dana kedermawanan lainnya baik secara perseorangan, perusahaan atau instansi lainnya,” kata Raynal, dalam keterangan tertulisnya, kepada TribunSolo.com, Selasa (9/5/2017).

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, mengucapkan terima kasih kepada LazisMu Solo yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

“STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan menghadirkan idola baru remaja muslim dan semoga bisa menginspirasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan, kedatangan Muzammil Hasballah ini dapat menumbuhkan dan memotivasi para mahasiswa semakin cinta Alquran dan dapat menjiwai Alquran dalam kehidupan sehari hari.

Muzammil Hasballah dalam tausiyahnya mengaku bukan ustaz.

Dia mengatakan, menjadi dai itu tidak harus seorang ustaz, karena sesama manusia sudah tugasnya saling menasehati dalam kebaikan.

 

“Kalau ingin mendapatkan inspirasi ke saya, kalau belajar agama ke ulama, kyai, ustaz,” ujarnya.

Dia minta jangan diidolain.

Menurutnya, yang perlu diidolakan adalah Nabi Muhammad SAW.

Dia mengajak bersama-sama untuk merenung.

Alquran diturunkan pada Ramadan malam hari Jumat.

“Hari Jumat merupakan sayyidul Ayyam (hari yang Mulia),” kata Muzammil.

“Dua kota yang menjadi tempat turunnya Alquran yaitu Mekkah dan Madinah menjadi kota yang mulia.”

“Kepada siapa Alquran diamanahkan?, Kepada manusia yang mulia yaitu Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Segala sesuatu yang berkaitan dengan Alquran mulia.

“Kalau kita ingin dimuliakan oleh Allah SWT salah satunya dengan memuliakan Alquran, yaitu belajar, mempelajari dan mengajarkannya,” jelasnya.

Berkait interaksi dengan Alquran yang pertama adalah Qiroatul Quran (membaca), kedua Tilawatil Quran (mempelajari, mengerti, memahami dan menghayati).

Sumber: Trimbunsolo.com

 

Ini Daftar RS Tempat Praktik Klinik Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Para mahahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan diterjunkan ke sejumlah rumah sakit di wilayah eks Keresidenan Surakarta untuk mengikuti praktik klinik.

Adapun praktik klinik ini akan dilaksanakan selama 1,5 bulan, mulai awal Juli 2017.

Ketua panitia praktik klinik STIKES PKU Muhammadiyah SurakartaSiti Sarifah, mengatakan ada 142 mahasiswa yang akan mengikuti praktik klinik tahun 2017.

Mereka terbagi atas 127 mahasiswa D-III Keperawatan dan 15 mahasiswa D-III Kebidanan.

“Untuk Keperawatan akan kita terjunkan di RS PKU Muhammadiyah di eks Keresidenan Surakarta ditambah rumah sakit umum,” katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (26/4/2017).

Sementara untuk tambahan rumah sakit bagi mahasiswa Keperawatan antara lain, RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, dan RSUD Simo.

Sedangkan untuk praktik klinik mahasiswa Kebidanan  antara lain, RSUD Ngipang Solo dan BPM (bidan praktik mandiri) se eks Karesidenan Surakarta serta DKK Sragen.

Menurut Siti, sebelum diterjunkan mereka diambil sumpah dan pemasangan lencana mahasiswa.

Pengambilan sumpah serta pemasangan lencana mahasiswa telah dilakukan pada Selasa (25/4/2017) yang juga diikuti para orang tua mahasiswa.

“Supaya mereka benar-benar siap pada waktu diterjunkan nanti,” kata Siti menegaskan.

Sumber: Tribunsolo.com

25 KSR STIKES PKU Pemeriksaan Kesehatan Pengunjung CFD

by admin Comments: 0

Solo – Sebanyak 25 angota Korps Sukarelawan (KSR) PMI  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar program pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan kepada pengunjung CFD Slamet Riyadi Solo, Minggu (16/4). Pemeriksaan kesehatan berupa cek gula darah, asam urat bahkan kolesterol.

” Termasuk memberi penyuluhan bagi pengunjung yg mempunyai masalah kesehatan yang di padukan dengan pola diit makan yang sehat,” jelas Komandan KSR PMI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Alif kepada wartawan, seusai acara.

Menurut Alif, masih banyak masyarakat yang awam bagaimana melakukan pola diit makan yang baik dan benar. Ada masyarakat mempunyai keluhan koleaterol tinggi tapi pola diit makan mereka tidak mengetahui, bahkan yang seharusnya tidak boleh dimakan mereka masih tetap makan contoh jeroan dari kambing atau ayam, kacang kacangan masih mereka konsumsi meskipun kolesterol mereka tinggi.

Ada lagi ada ibu muda yang baru menyusui anak pertama rata rata mereka juga belum mengetahui bagaimana memberi asupan kepada anak mereka yang benar. Apakah boleh anak yang baru lahir di beri susu formula apa tidak.

“Melihat hal ini kami KSR Stikes PKU semakin semangat dan tertantang untuk tiap minggunya dapat memberi penyuluhan ke setiap pengunjung CFD,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, kata Alif, KSR PMI STIKES PKU Muhammadiyah Solo juga mengadakan aksi dan memberi kesadaran bagi warga atau pengunjung untuk menjaga kebersihan, dengan cara mengajak dan memberi contoh mengambil sampah yang tersebar di solo panjang jalan slamet riyadi, karena budaya bersih ini sangat penting.

Sumber: Timlo.net

STIKES PKU Mulai Miliki Food Court

by admin Comments: 0

Solo – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta mulai memiliki fasilitas Food Court. Fasilitas Food Court diresmikan keberadaan oleh Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo, Weni Hastuti, di Kampus setempat, Solo, Senin (3/4).

“Hadirnya Food Court tersebut diharapkan mampu memudahkan para civitas akademika STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta untuk mendapatkan makanan yang sehat, halal, bersih dan tentunya memiliki tempat yang sangat nyaman serta harga terjangkau,” ujar Weni seusai peresmian Food Court.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (LPMPI) STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Anis Prabowo mengatakan, selama ini mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah harus menjadi makan di luar kampus. Karena selama ini pihak kampus memang belum menyediakan kantin.

“Dengan hadirnya Food Court ini diharapkan bisa  memudahkan mahasiswa ketika mencari makan. Berbagai menu disiapkan mulai dari makan besar, snack, minuman dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurut Anis, ada 50 tempat duduk disediakan. Suasana dibuat untuk konsumen yang datang nyaman. Bahkan dilengkapi dengan WiFi sehingga ketika makan bisa sambil menikmati akses WiFi.

“Beberapa hari ini konsumen mendapatkan diskon 20 persen. Tidak hanya diperuntukkan bagi civitas akademika tetapi juga masyarakat setempat,” ujarnya.

Sumber: timlo.net

Serap Aspirasi dari Mahasiswa, BEM STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Serasehan.

by admin Comments: 0

Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat mengikuti sarasehan yang digelar oleh BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta di Gedung Rektorat STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Senin (27/3/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Badan Eksekutif Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan sarasehan di Gedung Rektorat STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Serasehan yang diadakan pada Senin (27/3/2017) tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika STIKES PKU Muhammadiyah meliputi mahasiswa S-1 Gizi, D-III Keperawatan dan D-III Kebidanan.

Sarasehan ini merupakan serangkaian kegiatan BEM untuk menyerap aspirasi dari berbagai organisasi yang ada di kampus, diantaranya Himaper, Himabid, Himagiz serta menyerap aspirasi dari organisasi Korps Sukarela (KSR) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Adapun hasilnya disampaikan kepada pimpinan maupun civitas STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Wakil Ketua BEM STIKES PKU Muhammadiyah, Toni Irawan, mengatakan, serasehanmengambil tema “Santun dalam Beraspirasi untuk Mencapai Satu Visi – Misi dan Tujuan”.

“Sarasehan ini adalah salah satu wadah untuk menyampaikan aspirasi kepada pimpinan dan civitas STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta untuk memberikan saran dan kritik demi kemajuan dan memperlancar kegiatan belajar dan mengajar menjadi lebih baik dan memberikan hasil yang maksimal,” katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (31/3/2017).

Sarasehan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Sarasehan dihadiri Ketua STIKES PKU MuhammadiyahWeni Hastuti, beserta jajaran pimpinan lainnya.

Ketua STIKES PKU MuhammadiyahWeni Hastuti, mengatakan, bahwa mahasiswa mempunyai posisi sebagai penyeimbang dan kontroling bagi pengelola STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

“Tumbuhkanlah rasa memiliki rasa mencintai terhadap STIKES PKU Muhammadiyah maka dengan begitu akan menimbulkan sinergi yang positif antara pimpinan, civitas dan mahasiswa itu sendiri,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Serap Aspirasi dari Mahasiswa, BEM STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Serasehan, http://solo.tribunnews.com/2017/03/31/serap-aspirasi-dari-mahasiswa-bem-stikes-pku-muhammadiyah-solo-gelar-serasehan.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo Jadikan S-1 Gizi Prodi Unggulan

by admin Comments: 0

Kampus STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta di Kadipiro, Banjarsari, Solo, difoto Selasa (21/3/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Ketua STIKES PKU Muhammadiyah SurakartaWeni Hastuti, ingin menjadikan Prodi S-1 Gizi sebagai unggulan di STIKES PKU Muhammadiyah.

“Prodi S-1 Gizi ini langka karena dari beberapa perguruan tinggi di Solo hanya di STIKES PKU Muhammadiyah yang ada,” kata Weni, kepada TribunSolo.com, Selasa (21/3/2017), di Solo.

Sehingga, pihaknya mendesain Prodi S-1 Gizi menjadi prodi unggulan di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Weni mengatakan, pengembangan keilmuan gizi dan pemanfaatan ilmu gizi di masyarakat sangat luas.

Sehingga melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat gizi mengambil peran promotif dan preventif dari program pembangunan kesehatan di Indonesia.

“Selama ini kita dilibatkan dalam institusi pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk membantu program mereka,” katanya.

Tidak hanya itu, kata Weni, pihaknya juga akan membuat kreasi dan inovasi dalam penyajian makanan gizi kuliner.

Pihaknya saat ini tengah menyiapkan untuk proses akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi.

Adapun LAM-PTKes adalah lembaga akreditasi mandiri yang bukan milik pemerintah.

LAM-PTKes terdiri atas Organisasi Profesi dan Asosiasi Institusi Pendidikan dari tujuh bidang ilmu kesehatan, yakni Kedokteran, Kedokteran Gizi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi dan Gizi.

“Kita sedang mempersiapkan S1 Gizi untuk akreditasi LAM-PTKes,” katanya.

Adapun salah satu syarat untuk mendukung proses akreditasi ini, kata Weni, Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah harus bergabung menjadi anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia atau AIPGI.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo Jadikan S-1 Gizi Prodi Unggulan, http://solo.tribunnews.com/2017/03/21/ketua-stikes-pku-muhammadiyah-solo-jadikan-s-1-gizi-prodi-unggulan.
Penulis: Labibzamani
Editor: Junianto Setyadi

Perawat Wajib Lulus Uji Kompetensi untuk Dapatkan STR

by admin Comments: 0

Foto ilustrasi. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

 

Solopos.com, SOLO – Perawat lulusan perguruan tinggi kesehatan wajib mengikuti uji kompetensi reteker untuk bisa mendapatkan surat tanda registrasi (STR).

Menurut Ketua Program Studi (Kaprodi) Diploma III (D-III) Keperawatan Stikes PKU Muhammadiyah Solo, Yuli Widiastuti, STR sebagai indikator atau bukti bahwa tenaga kesehatan atau perawat tersebut sudah benar-benar kompeten dan siap menjadi perawat.

Yuli menginformasikan, Jumat-Sabtu (17-18/3/2017), telah diselenggarakan Ujian Kompetensi Reteker di Stikes PKU Muhammadiyah Solo, yang diikuti 111 peserta dari delapan perguruan tinggi kesehatan di Soloraya. Yuli menjelaskan, ujian kompetensi reteker diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) secara serentak di Indonesia.

“Peserta ujian kompetensi ini rata-rata sudah lulus dan bekerja di instansi kesehatan di berbagai daerah di Soloraya, bahkan ada yang dari luar Soloraya,” ujar Yuli yang juga selaku Penanggung Jawab Lokasi (PJL) Ujian Kompetensi (Ujikom) Reteker Stikes PKU Muhammadiyah Solo itu.

Sebanyak 111 peserta dari delapan institusi di Solo tersebut berasal dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Stikes Aisyiyah Solo, Stikes Muhammadiyah Klaten, Stikes PKU Muhammadiyah Solo, Akper Panti Kosala, Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia, Stikes Kusuma Husada Solo, dan Akper Giri Satria Husada,

“Para peserta ini mereka sudah alumni dan sudah bekerja tapi belum lulus saat mengikuti ujikom sebelumnya,” terangnya.

Yuli mengatakan masing-masing instansi untuk peserta yang mengikuti ujian kompetensi reteker berbeda. Peserta dari UMS ada enam orang, Stikes Aisyiyah Solo ada delapan orang, Stikes Muhammadiyah Klaten ada 16 orang, dan Stikes PKU Muhammadiyah Solo 25 orang.

Lalu Akademk Keperawatan (Akper) Panti Kosala ada dua orang, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bhakti Mulia ada delapan orang, STIKES Kusuma Husada Solo ada 29 orang dan Akper Giri Satria Husada ada 11 orang.

“Harapannya mereka itu bisa lulus semua dan bisa mendapatkan STR bagi perawat,” ungkap dia.

Sumber:  www.solopos.com

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Siap Memproses Akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi

by admin Comments: 0

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, difoto Senin (20/3/2017).
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul STIKES PKU Muhammadiyah Solo Siap Memproses Akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi,

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta menyiapkan diri untuk menjalani proses akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi.

Adapun  LAM-PTKes adalah lembaga akreditasi mandiri yang bukan milik pemerintah.

LAM-PTKes terdiri atas Organisasi Profesi dan Asosiasi Institusi Pendidikan dari tujuh bidang ilmu kesehatan.

Rinciannya yakni Kedokteran, Kedokteran Gizi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi dan Gizi.

“Kita sedang mempersiapkan S-1 Gizi untuk akreditasi LAM-PTKes,” kata Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, kepada TribunSolo.com, Senin (20/3/2017).

Adapun salah satu syarat untuk mendukung proses akreditasi ini, kata Weni, Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah harus bergabung menjadi anggota AIPGI

AIPGI merupakan wadah dan organisasi profesi gizi di Indonesia guna mendapatkan pembinaan terkait pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran, penyiapan lulusan yang berkualitas dan berkompeten sesuai capaian pembelajaran yang ditetapkan bersama.

“Untuk bisa menjadi anggota AIPGI kita harus melalui pembinaan AIPGI,” katanya.

Pembinaan ini sudah dilakukan Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah pada Sabtu (18/3/2017).

“Dengan bergabungnya menjadi anggota AIPGI ini bisa menunjang dan mendongkrak nilai akreditasi untuk S1 Gizi,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul STIKES PKU Muhammadiyah Solo Siap Memproses Akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi, http://solo.tribunnews.com/2017/03/20/stikes-pku-muhammadiyah-solo-siap-memproses-akreditasi-lam-ptkes-prodi-s-1-gizi.
Penulis: Labibzamani
Editor: Junianto Setyadi

INFO SPMB
Profesional Islam