info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

Fakta-fakta Vitamin D

by admin Comments: 0

Vitamin D selama ini digadang sebagai the wonder vitamin karena proses penciptaannya dapat terjadi di dalam tubuh dan manfaat-manfaatnya yang luar biasa. Namun, dalam sejumlah manfaat yang selama ini kita ketahui, banyak hal yang masih kurang kita pahami untuk menyimpulkan manfaat vitamin ini bagi tubuh. Berikut Kami paparkan fakta di balik Vitamin D.

 

1. Sumber

Ketika sinar matahari mengenai kulit telanjang, tubuh menciptakan Vitamin D-nya sendiri. Orang dengan kulit yang lebih pucat dapat mencukupi kadar Vitamin D-nya dari “berjemur” selama 5-10 menit, beberapa kali dalam seminggu. Orang dengan warna kulit lebih gelap membutuhkan jauh lebih banyak dari itu dikarenakan kadar melanin yang tinggi melindungi kulit dari sinar matahari. Oleh karena itu, sumber lain pun dibutuhkan.

Tidak banyak makanan yang menyediakan sumber vitamin D. Salmon, Makarel dan Ikan Todak adalah pengecualian, dan menyediakan Vitamin D yang signifikan dalam satu porsi makan. Ikan-ikan lain yang berlemak seperti Tuna dan Sarden pun mengandung Vitamin D walaupun tidak banyak. Juga dalam kadar rendah, Vitamin D terdapat pada kuning telur, hati sapi, sereal dan susu.

Pilih sarapan dengan bijak agar tubuh menyerap kadar Vitamin D dalam yang mencukupi. Banyak susu yang diperkaya Vitamin D termasuk susu kedelai. Jus jeruk, sereal, roti dan yogurt pun sudah biasa ditambahkan Vitamin D. Jangan lupa mengecek label untuk tahu seberapa banyak Vitamin D yang didapatkan. Mengonsumsi makanan kaya Vitamin D adalah cara terbaik.

Ada 2 jenis suplemen Vitamin D yang bisa dijadikan tambahan, yaitu D2 (Ergocalciferol) yang terdapat pada makanan dan D3 (Cholecalciferol) yang diproses dari sinar matahari. Keduanya dapat menaikkan kadar vitamin D dalam darah. Kebanyakan jenis suplemen mengandung 400 IU Vitamin D.

Faktor-faktor yang dapat membuat tubuh tidak menyerap Vitamin D dengan baik adalah usia, warna kulit, domisili di wilayah yang dingin dan kurang sinar matahari, kelebihan berat badan, intoleransi laktosa, dan penyakit hati dan pencernaan seperti Crohn’s disease atau Celiac.

Menggunakan Sunblock pun mengganggu penyerapan Vitamin D tapi tidak memakainya dapat memperbesar risiko kanker kulit. Jadi, penting untuk mencari sumber lain agar tidak kekurangan vitamin D ini.

2. Benefit?

Di antara banyak daftar manfaat dari cukupnya kadar Vitamin D dalam tubuh, yang paling familiar dan terbukti adalah bahwa Vitamin D berperan penting untuk kekuatan tulang, sejak kita bayi hingga manula. Vitamin ini membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan yang kita konsumsi. Pada manula, dosis harian Vitamin D dan Kalsium dapat membantu mencegah fraktur dan tulang rapuh. Pada anak-anak, Vitamin D dapat membangun tulang yang kuat, mencegah rakhitis, penyebab kaki tertekuk, lutut mengetuk dan tulang yang lemah. Menambahkan Vitamin D ke formula susu di tahun 1930-an membantu mengurangi Rakhitis secara global.

Manfaat lain yang disebut-sebut adalah membantu melawan diabetes, multiple sclerosis, kanker, penyait jantung dan depresi serta membantu menurunkan berat badan. Walaupun studi-studi membuktikan kaitan kadar Vitamin D tubuh dengan penyakit-penyakit ini, ternyata tidak semua menyediakan bukti kaitan yang menyembuhkan atau menghilangkan risiko penyakit hanya dengan mengonsumsi Vitamin D yang cukup.

  • Sudah banyak studi yang menunjukkan hubungan antara rendahnya level Vitamin D dengan Diabetes Tipe 1 dan 2. Namun, tidak berarti bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D dapat mencegah Diabetes tipe ini. Kelebihan lemak tubuh mungkin berperan di dalamnya.
  • Multiple Sclerosis (MS) atau Sklerosis Ganda adalah penyakit progresif yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang selaput pelindung saraf (Mielin) dalam otak dan saraf tulang belakang. Terjadi lebih sering di wilayah tropis, dan selama bertahun-tahun dicurigai mempunyai hubungan langsung dengan sinar matahari dan tingkat Vitamin D. Studi terbaru tentang kelainan genetik langka menunjukkan rendahnya level Vitamin D dan tingginya risiko MS pada pasien. Namun, adanya kaitan ini tidak menunjukkan bukti-bukti yang lebih konkrit untuk merekomendasikan Vitamin D sebagai pencegahan atau penanganan MS.
  • Studi membuktikan bahwa orang yang obesitas memiliki kadar Vitamin D rendah dalam tubuhnya. Lemak tubuh memerangkap Vitamin D, membuatnya tidak dapat diakses oleh tubuh. Tidak pasti bahwa obesitas itu sendiri yang menyebabkan rendahnya kadar Vitamin D ataukah sebaliknya. Ada 1 studi tentang menambahkan Vitamin D ke dalam diet tanpa kalori membantu orang yang kelebihan berat badan dengan kadar Vitamin D rendah untuk menurunkan berat badan lebih mudah.
  • Vitamin D berperan dalam perkembangan otak dan fungsinya, dan terbukti bahwa rendahnya kadar vitamin D ditemukan pada pasien yang depresi. Walaupun studi tersebut tidak menunjukkan bahwa suplemen Vitamin D menurunkan tanda-tanda depresi.
  • Vitamin D pun berperan dalam penyakit-penyakit lain seperti penyakit jantung dan demensia. Kekurangan Vitamin D berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Kekurangan Vitamin D pun menyebabkan buruknya ingatan, perhatian dan kemampuan analisa pada manula dibandingkan dengan yang kadar Vitamin D-nya mencukupi. Namun hubungan-hubungan ini tidak menjadi jaminan bahwa dengan meningkatkan konsumsi Vitamin D dapat membuat manusia terhindar dari penyakit jantung maupun demensia.

3. Gejala

Kebanyakan orang yang kekurangan Vitamin D tidak menyadari tanda-tandanya. Baru ketika sudah parah, tanda-tanda itu padat dirasa berupa melunaknya tulang yang disebut Osteomalacia. Tanda-tandanya berupa nyeri tulang dan melemahnya otot. Pada anak-anak, dapat menjadi Rakhitis dan masalah pada tulang kepala.

4. Rekomendasi Harian

Mengetes kadar Vitamin D dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah yang disebut 25-Hydrovitamin D test. Sebanyak 20 nanograms/milimeter(ng/mL) dibutuhkan sebagai standar sehatnya tulang dan tubuh secara keseluruhan. Namun, banyak dokter berpendapat sebaiknya kadarnya lebih tinggi dari 30 ng/mL untuk dapat memaksimalkan manfaat Vitamin D pada tubuh.

Rekomendasi harian untuk Vitamin D adalah 600 IU untuk dewasa hingga usia 70 tahun. Manula di atas itu sebaiknya mendapat 800 IU dari makanan dan suplemen mereka.

5. Vitamin D pada Bayi

Pada bayi, walaupun diketahui secara umum bahwa ASI merupakan sumber makanan yang terbaik dan terlengkap, namun tidak mengandung banyak Vitamin D. Bayi menyusui membutuhkan 400 IU Vitamin D hingga saatnya mengonsumsi makanan padat dan minum air mineral setidaknya 1 liter sehari. Di atas 1 tahun, bayi mendapatkannya dari susu yang diperkaya Vitamin D. Namun, terlalu banyak pun tidak baik dan dapat menyebabkan mual, muntah-muntah, kehilangan selera makan, haus berlebihan, sakit pada otot dan banyak gejala serius lainnya.

Cara paling baik untuk mendapatkan Vitamin D untuk bayi adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari langsung selama beberapa menit setiap hari. Untuk anak yang lebih besar, sudah banyak multivitamin anak yang dapat dikunyah dengan rasa yang beragam.

6. Kelebihan Vitamin D

Kelebihan Vitamin D terjadi pada banyak negara di dunia termasuk di Amerika. Konsumsi di atas 4.000 IU per hari dapat meningkatkan risiko penyakit berat karena kelebihan vitamin ini dapat menyebabkan meningkatkan kadar kalsium dalam darah, yang menyebabkan rusaknya pembuluh darah, jantung dan ginjal. Jangan melebihi batas 4,000 IU per hari dari sumber lain selain sinar matahari. Untuk Vitamin D yang bersumber dari sinar matahari, tubuh akan berhenti menciptakan Vitamin D jika sudah mencukupi.

STIKES PKU Muh Solo Berbagi dengan Warga Sekitar Kampus

by admin Comments: 0

Solo — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta membagikan ratusan bingkisan Lebaran untuk bina lingkungan diberikan kepada warga sekitar kampus. Pembagian paket Sembako tersebut dilakukan, Rabu (21/6).

“Pembagian paket bina lingkungan merupakan agenda rutin setiap tahun,” kata Wakil Ketua II Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Keuangan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Munaaya Fitria kepada wartawan, seusai pembagian.

Menurut Munaaya, ada sekitar 250 paket Lebaran bina lingkungan yang dibagikan kepada warga masyarakat. isi paket tersebut terdiri beras, minyak goreng, gula dan lain-lain. Pembagiannya dilaksanakan menjelang Lebaran.

“Pembagian ini sudah menjadi agenda rutin di STIKES PKU Muhammadiyah dan sudah menjadi komitmen kami untuk dapat memberi manfaat kepada warga di lingkungan kampus,” katanya.

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan harapan ke depannya akan terjalin sebuah kerjasama yang semakin erat dengan warga setempat. “Ke depan akan lebih kami tingkatkan lagi,” ujarnya.

Sumber: Timlo.net

Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim dan Difabel

by admin Comments: 0

Solo —  Puluhan anak difabel dan anak yatim mengikuti buka puasa bersama (Buber) yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Korps Sukarelawan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Mereka berasal dari SLB Anugrah dan Panti Yatim Aisyiyah Kadipiro Solo,

“Kegiatan yang bertemakan Berbagi Kebahagiaan di Bulan Sudi Ramadan berlangsung di Auditorium STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Kamis (15/6) petang,” ungkap Ketua Pelaksana, Nur Hidayah Safitri kepada wartawan, Jumat (16/6).

Nur mengatakan, kegiatan ini merupakan sarana meningkatkan kepedulian, kebersamaan dan kekompakan serta sarana untuk lebih meningkatkan keimanan kepada Allah SWT sebagai zat yang maha memuliakan dengan bentuk kegiatan berbagi amal bersama anak-anak difabel antar keluarga besar STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Sementara itu, Wakil Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Sri Mintarsih mengatakan adanya kegiatan seperti ini di bulan Ramadan dapat menanamkan kepada mahasiswa maupun civitas STIKES PKU khususnya, agar selalu menyisihkan sebagian hartanya untuk fakir miskin.

Selain mengundang 30 anak difabel dan 10 anak yatim, acara Berbagi Kebahagiaan juga dihadiri sekitar 200 mahasiswa dan civitas STIKES PKU Muhammadyah Surakarta. Termasuk menghadirkan Ustadz Anis Sumaji sebagai pemberi tausiah.

Sumber: Timlo.Net

STIKES PKU Gelar Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah

by admin Comments: 0

Solo — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar Workshop Penulisan Artikel pada Jurnal Ilmiah bagi Dosen. Workshopyang bertemakan “Menuju Tata Kelola Jurnal Profesi Terakreditasi” menghadirkan nara sumber dr Ari Natalia Prabandari MPH PhD (UNS), dr Kusmadewi Eka Damayanti MGizi (UNS), Dr Didik Purnomo SE MSi dan Muhammad Arief SE MEc Dev (LPPI UMS).

Workshop ini mempunyai tujuan untuk memberikan tutorial secara internsif mengenai cara menulis artikel pada jurnal yang baik dan benar,” ungkap Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti kepada wartawan, di Solo, Kamis (8/6). Kegiatan workshop ini diikuti 50 tenaga pendidikan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Workshop ini, menurut Weni, juga bertujuan memberikan tutorial secara internsif mengenai cara menulis artikel pada jurnal yang baik dan benar. Disamping itu agar dosen mampu dalam menyusun artikel ilmiah dan dosen mampu menggunakan daftar pustaka baik, benar dan otomatis menggunakan aplikasi mendeley citacy.

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti menyatakan, dosen harus mempersiapkan diri untuk belajar menulis dan menjadikan kegiatan penulisan artikel ilmiah sebagai suatu kebutuhan/tuntutan dalam pengembangan karier dan keilmuannya. Sehingga pelatihan dan workshop penulisan artikel sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam menulis artikel yang baik dan benar untuk dipublikasikan.

“Harapan kami dosen STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dapat lebih produktif untuk menulis artikel dalam jurnal ilmiah yang dapat dipublikasikan baik tingkat nasional bahkan internasional,” kata Weni.

Sumber: Timlo.Net

Kelompok Hibah IbM Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Beri Penyuluhan Kesehatan ke Kader Posyandu Pasarkliwon

by admin Comments: 0

SOLO– Kelompok hibah Iptek bagi Masyarakat (IbM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan penyuluhan kesehatan pada Senin- Selasa (15-16/5) di Gedung Posyandu Ngudi Waras Semanggi, Pasarkliwon, Solo.

Kelompok hibah ini diketuai oleh Ratih Prananingrum SST MKes dan Ida Untari SKM MKes yang merupakan anggota IbM serta Dewi Pertiwi DK, S Gz M Gizi.

Pengabdian tersebut mengambil tema Iptek bagi Masyarakat Kader Posyandu Balita Menuju Balita Sehat bersama Kader Posyandu Balita Cempaka IV RW XXI dan Posyadu Balita Murbo Indah RW XVII. Masing–masing Posyandu mengirimkan 20 kader selama dua hari tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Cemy Nur Fitriya dan perwakilan LPPM Stikes PKU Muhammadiyah, Rusiana Sri Haryani. Serta, Lurah Semanggi, Sularso dan perwakilan Puskesmas Sangkrah, Pasarkliwon, Lilia Fitrianingsih.

Dalam sambutanya, Cemy mengatakan Stikes PKU Muhammadiyah sedang ada program hibah IbM. Melalui program ini diharapkan bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

Adapun Lurah Semanggi, Sularso mengucapkan terima kasih kepada Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta. “Semoga kegiatan ini menginisiasi masyarakat untuk dapat meningkatkan kualitas kader Posyandu. Dan hal ini juga bagian program kami untuk menerima kerja sama dengan stakeholder di luar pemerintahan kelurahan,” ujar Sularso.

Sedangkan Ratih Prananingrum MKes menambahkan Pengabdian masyarakat ini lebih fokus ke Posyandu Balita dengan tema penelitian Menuju Balita Sehatyang juga sebagai implementasi penelitian Tenaga Kependidikan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta yang lolos Hibah Dikti Ipteks bagi Mayarakat (IbM) dalam hal ini diketuai oleh Ratih Prananingrum MKes.

“Dalam dua hari kami memberi penyuluhan dan pendidikan kesehatan kepada kader RT 17 dan 21 Semanggi baik secara teori maupun praktik dengan berbagai materi Balita sehat di antaranya, Pijat Bayi dan Praktik Pijat Bayi oleh saya sendiri, lalu Antopometri Balita dan Praktik Antopometri oleh Ida Untari, Gizi Balita dan Praktik Menu Balita Sehat oleh Dewi Pertiwi dan Tumbuh kembang balita oleh Lilia Fitrianingsih dari Puskesmas Sangkrah,” kata Ratih.

PENYULUHAN – Kader Posyandu Balita Cempaka IV RW XXI dan Posyadu Balita Murbo Indah RW XVII menyimak paparan narasumber dalam penyuluhan kesehatan dari Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Senin-Selasa (15-16/5).
Dok Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

Ratih juga menyampaikan kepada Kader Posyandu Balita Cempaka bahwa anak usia 0-5 tahun adalah generasi emas (golden periods) di mana anak pada usia tersebut terjadi proses tumbuh kembang yang optimal, sehingga bayi/anak perlu diberikan stimulasi pijat bayi agar tumbuh kembangnya bisa maksimal. Orang yang harus mengetahui tumbuh kembang anak adalah orangtua, selain itu petugas Posyandu Balita yang menimbang dan memeriksa kesehatan anak. Kader kesehatan Posyandu Balita yang memberikan penyuluhan kepada ibu dan anak harus punya ilmu yang cukup tentang tumbuh kembang dan bagaimana cara mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Orangtua khususnya ibu sebaiknya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anaknya, dengan cara melakukan pijat bayi.

Kenyataan yang ada di lingkungan Semanggi belum banyak orangtua maupun kader Posyandu yang mengerti cara pijat bayi/anak yang benar. Bayi/anak jarang sekali dilakukan pemijatan oleh orangtuanya. Orangtua mengatakan pijat bayi dilakukan hanya kadang-kadang kalau anak kurang enak badan dan itupun dilakukan oleh dukun pijat, bukan oleh orangtuanya sendiri.

Terdapat tiga kasus anak kurang gizi di Posyandu Murba Indah menjadi permasalahan lain muncul dalam pelaksaan Posyandu Balita. Tujuan program pengabdian IbM ini adalah memberikan pelatihan pijat bayi pada kader posyandu di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta dan meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan pijat bayi terhadap bayi, pelatihan praktik masak gizi Balita dan terdokumentasi dalam buku resep menu sehat balita ber ISBN.

Sumber: Joglosemar.co

by admin Comments: 0

Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan seminar kewirausahaan ‘Entrepreneurs Is The Way Of Life’ di The Adhiwangsa Hotel, Colomadu, Karanganyar, Minggu (21/5/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan seminar kewirausahaan “Entrepreneurs Is The Way Of Life”.

Seminar tersebut dilaksanakan di The Adhiwangsa HotelColomadu, Karanganyar, Minggu (21/5/2017).

Hadir sebagai narasumber CEO Buka Lapak, Rahmad Danu Andika, wirausahawan di bidang kesehatan, Munaaya Fitriya, dan pebisnis forum, Nurhadi Islam.

Adapun peserta seminar ada sekitar 500 mahasiswa.
Ketua BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Bachrudin Yusuf, mengatakan, bahwa di era globalisasi tentunya peralatan semakin canggih, meskipun belum banyak yang memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sehari harinya.

“Mereka beranggapan akibat pengaruh globalisasi membuat bisnis yang semula dijajakan menjadi sepi karena pengaruh situs online,” kata Bachrudin, dalam keterangan persnya, Selasa (23/5/2017).

Oleh karena itu, kata dia, peningkatan sumber daya manusia merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktifitas sehingga bisa memanfaatkan media online untuk berwirausaha.

“Kami mengadakan seminar kewirausahaan untuk meningkatkan sumber daya manusia agar mahasiswa, masyarakat bisa berkarya dan tidak lagi menjadi beban keluarga,” jelas dia.

Sementara, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Sri Mintarsih, berharap mahasiswa bisa menjadi pelopor bisnis.

Kemampuan wirausaha merupakan modal dasar bagi seseorang yang ingin bergerak di bidang usaha tertentu.

“Diharapkan dengan diadakannya seminar nasional kewirausahaan mahasiswa, masyarakat tergerak untuk memanfaatkan media teknologi yang sudah canggih untuk berwirausaha,” kata dia.

Pihaknya juga berharap dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif sebagai bekal dalam berwirausaha, membangun jejaring bisnis dan menciptakan wirausaha pemula.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul BEM STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Seminar Kewirausahaan ‘Entrepreneurs Is The Way Of Life’, http://solo.tribunnews.com/2017/05/23/bem-stikes-pku-muhammadiyah-solo-gelar-seminar-kewirausahaan-entrepreneurs-is-the-way-of-life.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Kerja Sama LazisMu Gelar Talkshow Sambut Ramadan

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU Muhammadiyah Solo bekerja sama dengan LazisMu Solo mengadakan talkshow “Sambut Ramadan dengan Quran bersama Muzammil Hasballah”.

Kegiatan ini diadakan di lantai dua Aula STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Kadipiro, Banjarsari, Solo, Senin (8/5/2017) petang.

Direktur LazisMu Solo, Reynal Falah, mengatakan, LazisMu merupakan lembaga Zakat, Infaq, Shodaqoh Muhammadiyah, yang berarti Lazis tingkat nasional.

“Lembaga ini fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, shodaqoh dan dana kedermawanan lainnya baik secara perseorangan, perusahaan atau instansi lainnya,” kata Raynal, dalam keterangan tertulisnya, kepada TribunSolo.com, Selasa (9/5/2017).

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, mengucapkan terima kasih kepada LazisMu Solo yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

“STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan menghadirkan idola baru remaja muslim dan semoga bisa menginspirasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan, kedatangan Muzammil Hasballah ini dapat menumbuhkan dan memotivasi para mahasiswa semakin cinta Alquran dan dapat menjiwai Alquran dalam kehidupan sehari hari.

Muzammil Hasballah dalam tausiyahnya mengaku bukan ustaz.

Dia mengatakan, menjadi dai itu tidak harus seorang ustaz, karena sesama manusia sudah tugasnya saling menasehati dalam kebaikan.

 

“Kalau ingin mendapatkan inspirasi ke saya, kalau belajar agama ke ulama, kyai, ustaz,” ujarnya.

Dia minta jangan diidolain.

Menurutnya, yang perlu diidolakan adalah Nabi Muhammad SAW.

Dia mengajak bersama-sama untuk merenung.

Alquran diturunkan pada Ramadan malam hari Jumat.

“Hari Jumat merupakan sayyidul Ayyam (hari yang Mulia),” kata Muzammil.

“Dua kota yang menjadi tempat turunnya Alquran yaitu Mekkah dan Madinah menjadi kota yang mulia.”

“Kepada siapa Alquran diamanahkan?, Kepada manusia yang mulia yaitu Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Segala sesuatu yang berkaitan dengan Alquran mulia.

“Kalau kita ingin dimuliakan oleh Allah SWT salah satunya dengan memuliakan Alquran, yaitu belajar, mempelajari dan mengajarkannya,” jelasnya.

Berkait interaksi dengan Alquran yang pertama adalah Qiroatul Quran (membaca), kedua Tilawatil Quran (mempelajari, mengerti, memahami dan menghayati).

Sumber: Trimbunsolo.com

 

Ini Daftar RS Tempat Praktik Klinik Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta

by admin Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Para mahahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan diterjunkan ke sejumlah rumah sakit di wilayah eks Keresidenan Surakarta untuk mengikuti praktik klinik.

Adapun praktik klinik ini akan dilaksanakan selama 1,5 bulan, mulai awal Juli 2017.

Ketua panitia praktik klinik STIKES PKU Muhammadiyah SurakartaSiti Sarifah, mengatakan ada 142 mahasiswa yang akan mengikuti praktik klinik tahun 2017.

Mereka terbagi atas 127 mahasiswa D-III Keperawatan dan 15 mahasiswa D-III Kebidanan.

“Untuk Keperawatan akan kita terjunkan di RS PKU Muhammadiyah di eks Keresidenan Surakarta ditambah rumah sakit umum,” katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (26/4/2017).

Sementara untuk tambahan rumah sakit bagi mahasiswa Keperawatan antara lain, RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen, dan RSUD Simo.

Sedangkan untuk praktik klinik mahasiswa Kebidanan  antara lain, RSUD Ngipang Solo dan BPM (bidan praktik mandiri) se eks Karesidenan Surakarta serta DKK Sragen.

Menurut Siti, sebelum diterjunkan mereka diambil sumpah dan pemasangan lencana mahasiswa.

Pengambilan sumpah serta pemasangan lencana mahasiswa telah dilakukan pada Selasa (25/4/2017) yang juga diikuti para orang tua mahasiswa.

“Supaya mereka benar-benar siap pada waktu diterjunkan nanti,” kata Siti menegaskan.

Sumber: Tribunsolo.com

25 KSR STIKES PKU Pemeriksaan Kesehatan Pengunjung CFD

by admin Comments: 0

Solo – Sebanyak 25 angota Korps Sukarelawan (KSR) PMI  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar program pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan kepada pengunjung CFD Slamet Riyadi Solo, Minggu (16/4). Pemeriksaan kesehatan berupa cek gula darah, asam urat bahkan kolesterol.

” Termasuk memberi penyuluhan bagi pengunjung yg mempunyai masalah kesehatan yang di padukan dengan pola diit makan yang sehat,” jelas Komandan KSR PMI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Alif kepada wartawan, seusai acara.

Menurut Alif, masih banyak masyarakat yang awam bagaimana melakukan pola diit makan yang baik dan benar. Ada masyarakat mempunyai keluhan koleaterol tinggi tapi pola diit makan mereka tidak mengetahui, bahkan yang seharusnya tidak boleh dimakan mereka masih tetap makan contoh jeroan dari kambing atau ayam, kacang kacangan masih mereka konsumsi meskipun kolesterol mereka tinggi.

Ada lagi ada ibu muda yang baru menyusui anak pertama rata rata mereka juga belum mengetahui bagaimana memberi asupan kepada anak mereka yang benar. Apakah boleh anak yang baru lahir di beri susu formula apa tidak.

“Melihat hal ini kami KSR Stikes PKU semakin semangat dan tertantang untuk tiap minggunya dapat memberi penyuluhan ke setiap pengunjung CFD,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, kata Alif, KSR PMI STIKES PKU Muhammadiyah Solo juga mengadakan aksi dan memberi kesadaran bagi warga atau pengunjung untuk menjaga kebersihan, dengan cara mengajak dan memberi contoh mengambil sampah yang tersebar di solo panjang jalan slamet riyadi, karena budaya bersih ini sangat penting.

Sumber: Timlo.net

STIKES PKU Mulai Miliki Food Court

by admin Comments: 0

Solo – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta mulai memiliki fasilitas Food Court. Fasilitas Food Court diresmikan keberadaan oleh Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo, Weni Hastuti, di Kampus setempat, Solo, Senin (3/4).

“Hadirnya Food Court tersebut diharapkan mampu memudahkan para civitas akademika STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta untuk mendapatkan makanan yang sehat, halal, bersih dan tentunya memiliki tempat yang sangat nyaman serta harga terjangkau,” ujar Weni seusai peresmian Food Court.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi (LPMPI) STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Anis Prabowo mengatakan, selama ini mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah harus menjadi makan di luar kampus. Karena selama ini pihak kampus memang belum menyediakan kantin.

“Dengan hadirnya Food Court ini diharapkan bisa  memudahkan mahasiswa ketika mencari makan. Berbagai menu disiapkan mulai dari makan besar, snack, minuman dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurut Anis, ada 50 tempat duduk disediakan. Suasana dibuat untuk konsumen yang datang nyaman. Bahkan dilengkapi dengan WiFi sehingga ketika makan bisa sambil menikmati akses WiFi.

“Beberapa hari ini konsumen mendapatkan diskon 20 persen. Tidak hanya diperuntukkan bagi civitas akademika tetapi juga masyarakat setempat,” ujarnya.

Sumber: timlo.net

INFO SPMB
Profesional Islam