info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

STIKES PKU Jadi Tuan Rumah The 7th URECOL 2018

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta kali ini berkesempatan menjadi tuan rumah dalam kegiatan 7th University Research Colloquim (Urecol), Sabtu (10/2/2018). Urecol telah diselenggarakan sebanyak 7 kali, dimulai sejak tahun 2015 silam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Urecol sendiri merupakan sebuah kegiatan call for paper yang diikuti oleh dosen maupun mahasiswa, di mana dalam kegiatan ini mereka memberikan kontribusi hasil penelitian atau pengabdian kepada masyarakat yang selanjutnya dipresentasikan dan dibukukan.

Dalam kesempatan ini, Agus Ulinuha selaku Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Perguruan Tinggi Aisyiyah (PTM PTA) menyampaikan bahwa Urecol merupakan kegiatan yang diselenggarakan di bawah konsorsium. Untuk penyelenggaraan tahun ini, dirinya menilai panitia cukup ketat dalam menyeleksi naskah yang masuk.

“Ini merupakan kegiatan di bawah konsorsium. Untuk Urecol ke-7 ini, naskah yang masuk cukup banyak. Rekan-rekan di Stikes dalam proses reviewnya juga sangat ketat, sehingga naskah yang diterima tidak banyak,” ucapnya dalam sambutan.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Majelis Litbang Dikti PP Muhammadiyah, Prof. H. Lincolin Arsyad yang sekaligus menjadi keynote speaker. Dia menyampaikan bahwa Urecol merupakan kegiatan yang luar biasa.

“Ternyata Urecol itu luar biasa, sehingga saya mau datang kesini,” ucapnya.

Imbuhnya, dari banyaknya naskah yang masuk ke panitia, dapat menjadi kesempatan yang baik dalam menerbitkan jurnal. “Dari 267 naskah yang sudah lulus review saya berpikir ini kesempatan yang sangat baik untuk membuat jurnal. Naskah tersebut juga dapat diklasifikasikan dan menjadi suplay untuk jurnal-jurnal,” tambahnya.

Urecol ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seminar dan presentasi hasil penelitian yang telah dibukukan dalam prosiding saja. Namun juga diiringi dengan tarian Tari Gebyar Batik. Tarian tersebut mempertunjukkan kekhasan batik dari Yogyakarta. Ditarikan oleh 4 penari, keindahan dan nilai dari batik tersebut menjadi terasa hidup di atas panggung.

Penyelenggaraan Urecol tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan sebelumnya, ketika kegiatan usai maka peserta langsung dipersilakan pulang. Namun pada 7th Urecol ini, para peserta disuguhi jamuan kuliner yaitu tengkleng. Hal ini membuat kekhasan Solo terasa di tengah-tengah peserta yang berasal dari berbagai universitas dan daerah.

Rino Andreas, salah satu peserta mahasiswa yang juga pemakalah dari UMS menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu pengalaman berharga baginya. Dia juga tidak menyangka bahwa naskahnya  dapat diterima dalam event setingkat nasional ini.

“Ini merupakan salah satu pengalaman paling berharga di hidup saya. Saya sendiri tidak menyangka naskah yang saya buat bersama teman saya bisa lolos di Urecol ini,” tuturnya. (Tim Akademia Prodi Ilmu Komunikasi UMS / Khairul Syafuddin / Ayu Adisa Gita Pratama / Anggita Faistin. Penanggung Jawab Sidiq Setyawan, M.Ikom).

Sumber : https://joglosemarnews.com

Kunjungan ke Panti Sosial Tresna Werdha Jogja

by Teguh Wahyudi Comments: 0

Mahasiswa stikes PKU Muhammadiyah Surakarta sebanyak 36 mahasiswa semester 6 mengadakan kunjungan praktik di Panti Sosial Tresna Wreda pakem Yogyakarta, 21 Februari 2018. “Praktik ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu intervensi yang telah ditetapkan untuk mengatasi permasalahan umum yang sering terjadi pada lansia (lanjut usia,” kata Wakil Ketua III STIKES PKU Muhammadiyah, Sri Mintarsih S. Kep., Ns., M. Kes. Selain itu, katanya, praktik tersebut untuk menerapkan aplikasi keilmuan keperawatan jiwa, yang meliputi aspek kognitif, sikap dan psikomotor. Baik berupa hard skill dan soft skill bagi mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Ada 36 mahasiswa yang melaksanakan praktik lapangan di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Luhur Kasongan, Bantul, Yogyakarta. Peserta terdiri dari mahasiswa tingkat akhir. “Balai PSTW kasongan berkapasitas 88 lansia yang terdiri dari lansia sehat, kurang sehat dan tidak sehat,” terangnya. Mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan materi gerontik yang telah didapatkan di perkulian kepada penghuni panti.

STIKES PKU Gelar Kunjungan ke RS Jiwa GRHASIA DIY

by Teguh Wahyudi Comments: 0

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta gelar kunjungan ke Rumah Sakit Jiwa GRHASIA di DIY, Selasa (20/02/18) yang diikuti 40 mahasiswa. Agenda kunjungan tersebut rutin dilaksanakan setahun sekali dalam rangka silaturahmi dan praktek kunjungan mahasiswa semester 6. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mempunyai salah satu tujuan, yakni memberikan pengetahuan serta pendalaman secara langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan teori, konsep dan prinsip manajemen, performance serta fasilitas pelayanan keperawatan Rumah Sakit Jiwa GRHASIA di DIY.

Praktik lapangan mahasiswa D3 Keperawatan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta bertujuan untuk pencapaian target kompetensi mata ajar keperawatan jiwa di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia Pakem Sleman, Yogyakarta Hadir dalam acara tersebut, Kepala seksi Litbang Rumah Sakit Jiwa GRHASIA di DIY Dra. S. Retna Pangasih, M. Si., dia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta khususnya, yang telah mempercayakan mahasiswanya untuk melakukan pembelajaran dan kunjungan praktek. Dan di RS Jiwa Grhasia dapat mempelajari pelayanan dan penanganan lima masalah besar dalam keperawatan jiwa, meliputi halusinasi, resiko perlakuan kekerasan, harga diri rendah, deficit self care, dan isolasi sosial atau menarik diri. Wakil ketua I STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, yang diwakili oleh Cemy Nur Fitriya, S. Kep., Ns., M. Kep., juga menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak Rumah Sakit Jiwa GRHASIA di DIY karena sudah berkenan untuk membantu proses pembelajaran mahasiswa dan praktek dan semoga mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan selama pembelajaran sesuai kompetensi. “Acara ini sangat bermanfaat, kami diterima dengan baik dan dapat mengambil banyak ilmu disini. Kami mendapat manfaat untuk menambah ilmu akademik, baik soft skill maupun hardskill,” ungkap ihsan, salah satu mahasiswa.

Mahasiswa Mengikuti Diklat Lapang KSR di Taman Hutan Raya Ngargoyoso

by admin Comments: 0

Disampaikan oleh Dicki Wahyu Ariyanto selaku Ketua Pelaksana Diklat KSR Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta bahwa Di diklat lapang kali ini kami memberikan beberapa macam materi kepada peserta tentang pendirian Bivak, PPGD, RJP, balut bidai dan sebagainya yang kami ujikan pula ditempat serta diakhir acara kami memberikan simulasi bencana tanah longsor dengan korban bencana sebanyak 26 korban dengan beraneka ragam luka yang diderita korban.

 

 

Simulasi ini untuk mengaplikasikan ilmu atau materi yang telah di berikan kepada peserta dalam penanganan korban bencana. Diklat KSR lebih mengutamakan pelatihan yang menyenangkan dengan tetap memaksimalkan peningkatan kompetensi tentang gawat darurat dan mengutamakan keselamatan dan menumbuhkan kemanusiaan. Weny Hastuti selaku Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta berharap anggota KSR PMI Unit Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta dalam pelatihan ini peserta betul betul dapat menyerap materi yang diberikan baik hardskill maupun softskill sesuai dengan kompetensi. mengingat di Solo dan sekitarnya merupakan daerah bencana sehingga diperlukan relawan relawan yang tanggap terhadap bencana.

 

Tidak hanya bencana secara fisik akan tetapi saat ini generasi muda juga dilanda bencana krisis moral salah satu contoh pornografi dan asusila semakin merebak. Nah ini menjadi tugas pula untuk para relawan dapat menaggulangi atau mengantisipasi itu semua. Dan kami berpesan agar diklat atau pelatihan kali ini menjadi diklat yang menyenangkan bagi peserta sehingga menumbuhkan kreatifitas yang baru.

Hospital Tour Tahun 2018 (RSI Aisyiyah & Rs Sakit Lavalette Malang)

by admin Comments: 0

30 Januari 2018 stikes PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan Hospital Tour di RSI Aisyiyah Malang dan Rumah Sakit Lavalette Malang yang diikuti 160 Mahasiswa dari Prodi D3 Keperawatan dan S1 Gizi.
RSI Aisyiyah Malang mempunyai pelayanan yang prima dan mengutamakan keselamatan pasien. Moto RSI Aisyiyah Malang “Layananku Ibadahku”.
Di RSI Aisyiyah mahasiswa stikes PKU Muhammadiyah diserah terimakan oleh Wakil Ketua 1 Cemy Nur Fitria, S. Kep., Ns., M. Kes. dengan harapan mahasiswa dapat mempelajari sistem pelayanan baik di keperawatan maupun pelayanan instalasi Gizi sebagai penunjang meningkatkan soft skill maupun hardskill para mahasiswa.

Talkshow Sragen University Expo (SUE) 2018

by admin Comments: 0

Talkshow Motivasi Menjadi Orang Sukses 2018acara SUE 2018 di sasana manggala sukowati Sragen sabtu, 27 Januari sebagai role model putra asli sragen yang Sukses ;
1. Dedi Endriyatno (Wakil Bupati sragen)
2. Weny Hastuti, S. Kep., M. Kes (Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta
3. Ahmad Zaki, ST (CEO Bukalapak.com)

Selamat Hari Gizi Nasional!

by admin Comments: 0

 

Hari ini, tanggal 25 Januari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Pertama kali diperingati pada sekitar pertengahan tahun 1960 oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR) yang diketuai oleh Prof. Poerwo Soedarmo yang disebut sebagai Bapak Gizi Indonesia. Awalnya, kegiatan tersebut untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi di Indonesia serta berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan pada tanggal 25 Januari 1951. Kemudian kegiatan tersebut kembali dilanjutkan oleh Direktorat Gizi Indonesia pada tahun 1970-an sampai sekarang.

Makna dari peringatan Hari Gizi Nasional yang dilakukan setiap tahunnya adalah untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia betapa pentingnya mencukupi kebutuhan gizi untuk menunjang pertumbuhan tubuh dan kesehatan kita sebagai manusia.

Pentingnya Gizi bahkan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 36 pasal 141 dan 142 tahun 2009 Tentang Kesehatan. Berisi mengenai upaya untuk melakukan perbaikan atau peningkatan mutu gizi perseorangan dan masyarakat pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai dengan lanjut usia.

Jika dulu kita mengenal istilah “4 Sehat 5 Sempurna”, kini slogan tersebut telah disempurnakan menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS), mengacu pada “Nutrition Guide for Balanced Diet” yang merupakan hasil kesepakatan Konferensi Pangan Sedunia yang dilakukan pada tahun 1992. Beberapa poin yang harus diperhatikan agar kebutuhan gizi bisa terpenuhi antara lain adalah: konsumsi makanan yang beragam, biasakan perilaku hidup bersih, olahraga atau lakukan aktivitas fisik dan tetap memantau berat badan agar sesuai Indeks Massa Tubuh (IMT).

Untuk memperingati Hari Gizi Nasional, Berikut rangkuman 5 artikel terpopuler kami mengenai gizi:

1. Enam Level Minuman Berdasarkan Kandungan Gizinya

Ternyata minuman juga bisa diklasifikasikan dan dikategorikan berdasarkan level serta kandungan gizinya. Artikel ini menjelaskan mengenai kategori minuman yang dibagi menjadi 6 level berdasarkan kalori yang terkandung, kontribusi terhadap masukan energi dan nutrisinya ke dalam tubuh, serta bukti efek positif dan negatif dari tubuh.

2. Asam Lemak dari Minyak Ikan Bermanfaat bagi Pencegahan Asma pada Anak

Di dalam artikel ini terdapat uraian mengenai penelitian yang telah dilakukan dan di publikasikan pada New England Journal of Medicinetentang manfaat konsumsi minyak ikan terhadap pencegahan asma pada anak-anak. Baca disini untuk mengetahui lebih lengkapnya.

3. Konsumsi Produk Bebas Gluten Dihubungkan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Tipe II

Mengapa produk bebas gluten dikaitkan dengan Risiko Diabetes Tipe II? Baca artikel ini untuk mengetahui penelitian mengenai bagaimana orang yang mengkonsumsi produk bebas gluten bisa 13% lebih rendah mengalami risiko terkena diabetes.

4. Benarkah Diet Bebas Gluten Membuat Kadar Arsenik dan Merkuri dalam Tubuh Meningkat?

Apa benar konsumsi produk bebas gluten bisa membuat kadar arsenik dalam tubuh meningkat? Ayo baca artikel ini yang akan menjelaskan mengenai bagaimana orang yang menjalani diet bebas gluten memiliki risiko meningkatnya kadar arsenik dan merkuri di dalam tubuhnya.

5. Arsenik pada Beras. Haruskah Kita Khawatir?

Ternyata racun arsenik juga bisa ada pada beras melalui penyerapan tanah dan air, loh. Baca artikel ini untuk mengetahui penelitian yang dilakukan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) dan Cornell Universitytentang bagaimana bisa racun arsenik terkandung dalam beras serta bagaimana cara mengurangi kandungan arsenik yang ada di dalam beras.

Jadi, itulah rangkuman 5 artikel menyangkut gizi yang paling banyak dibaca di website gakken-idn.id

Interprofessional education (IPE)

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta 9 oktober 2017 menyelenggarakan Interprofessional education (IPE) yang diikuti 250 peserta dari tenaga pendidik maupun mahasiswa Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta di gedung rektorat.
Kegiatan Kuliah pakar dan Pelatihan bagi dosen dan mahasiswa dengan tema Interprofessional education (IPE) bagi profesi kesehatan adalah sebuah upaya institusi dalam meningkatkan pengetahuan dan persamaan persepsi selama proses pembelajaran yang diikuti oleh dua atau lebih profesi yang berbeda di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Prodi tersebut meliputi Keperawatan, Kebidanan dan Gizi untuk meningkatkan kolaborasi dan kualitas pelayanan dan pelaksanaanya dapat dilakukan dalam pembelajaran semasa masih menempuh pendidikan maupun tahap pendidikan klinik untuk menciptakan tenaga kesehatan yang mampu mengelola pasien dan berkolaborasi sesuai dasar keilmuan masing masing. Cemy Nur Fitria, S.Kep, Ns, M. Kep sebagai wakil ketua I bidang akademik mempunyai tanggung jawab dalam mengelola dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran sehingga kegiatan ini diadakan. IPE merupakan hal yang potensial sebagai media kolaborasi antar profesional kesehatan dengan menanamkan pengetahuan dan skill dasar antar professional. Kegiatan ini akan membantu dosen dan mahasiswa untuk dapat menyatukan persepsi tentang IPE. IPE merupakan hal yang penting dalam membantu pengembangan konsep kerja sama antar profesional yang ada dengan mempromosikan sikap dan tingah laku yang positif antar profesi yang terlibat di dalamnya. Harapan saya STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan dapat mewujudkan secara langsung pelaksanaan IPE ini kemudian selanjutnya dapat berkoordinasi yang baik antar dosen dengan berbagai prodi. TIM dari Undip sebagai pembicara dan fasilitator adalah Dr. Diana Nur Afifah, M.Sc (Prodi Gizi), Nuryanto, S.Gz., MSi (Dept Gizi FK Undip), Ns Fatikhu Yatuni Asmara, M. Sc (Prodi Keperawatan FK Undip). Kegiatan ini dosen dan mahasiswa melihat dan melakukan secara langsung role play yang telah di setting kasusnya untuk berbagai prodi. Mahasiswa akan mempunyai persepsi dan kesiapan yang baik dan secara nyata pada kegiatan ini untuk berdiskusi dalam pemecahan kasus dengan pendekatan dari beberapa aspek kesehatan. pendekatan metode ini dalam simulasi program IPE dapat meningkatkan sikap mahasiswa tentang kolaborasi menyelesaikannya. Mahasiswa setelah lulus nanti diharapkan akan mampu menerapkan di tatanan pelayanan bersama profesi kesehatan yang lain sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

PRAKTEK KEBIDANAN KOMUNITAS STIKES PKU BERMANFAAT DI NUSUKAN

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Melepas sejumlah 34 mahasiswa D3 kebidanan semester 5 untuk melaksanakan Praktek Komunitas D3 kebidanan di wilayah Kelurahan Nusukan selama satu bulan pada September sampai oktober 2017.
Pada penutupan praktik komunitas di laksanakan 10 oktober 2017 di pendopo Kelurahan Nusukan yang dihadiri Pimpinan Kelurahan Nusukan, DKK dan Kepala Puskesmas Nusukan.
Disampaikan oleh Cemy Nur Fitriya selaku Wakil Ketua I bidang akademik dan kurikulum stikes PKU Muhammadiyah Surakarta “kami berharap mahasiswa dapat melaksanakan kuliah praktek komunitas ini sesuai dengan kompetensi dan ilmu yang sudah didapatkan. selain itu dapat memberi manfaat kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan baik pendidikan maupun pelayanan kepada masyarakat”

Praktek Komunitas kebidanan di kelurahan Nusukan yang merupakan Wilayah binaan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dan telah terjalin kerjasama yang baik selama ini mempunyai manfaat yang besar bagi masyarakat.
Cemy Nur Fitria, S. Kep, Ns, M. Kep selaku wakil ketua I Bidang akademik telah menyerahkan mahasiswa kepada ibu lurah Nusukan dan pembimbing puskesmas Nusukan sebanyak 34 mahasiswa untuk bisa melaksanakan praktek di wilayah ini dengan bimbingan dari pihak puskesmas dan institusi.
Kegiatan ini merupakan aplikasi secara langsung bagi mahasiswa prodi DIII Kebidanan dalam menerapkan secara langsung tindakan kebidanan dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat luas khususnya kesehatan ibu dan anak. Mahasiswa akan dapat secara langsung mengetahui bagaimana melaksanakan pelayanan dengan pertimbangan budaya lokal, pelayanan KIA dan KB bagi ibu serta tindakan preventif lainnya.
Mahasiswa akan melakukan pendataan masalah kesehatan reproduksi kemudian merumuskan masalah bersama masyarakat. Masalah tersebut akan diselesaikan dengan berdiskusi mencari solusi yang tepat kemudian diterapkan oleh mahasiswa serta setelah selesai dilakukan monitoring dan evaluasi oleh pembimbing.
Kegiatan lainnya yang include dalam praktek komunitas kebidanan adanya pengabdian dosen dengan melibatkan mahasiswa berkaitan dengan pemberian makanan yang sesuai dengan perkembangan umur anak serta pendidikan kesehatan IVA test dan deteksi dini kanker.

Disampaikan oleh Sri wahyuni selaku pembimbing dari Puskesmas Nusukan menyatakan bahwa kami sangat terbantu sekali dengan adanya praktik yang dilakukan mahasiswa Stikes PKU Muhammadiyah yang diantaranya membantu mensosialisasikan dan melakukan penyuluhan kepada ibu kader posyandu di RT 4 RW 09 Kelurahan Nusukan dengan materi Deteksi Dini Kanker serviks dan kanker payudara serta perawatan alat reproduksi.
“Penyuluhan dilaksanakan sebagai pendidikan kesehatan kepada warga karena sebagian besar masih awam dengan penyakit kanker serviks dan kanker Payudara. disamping itu juga memberikan pendidikan akan arti penting perawatan alat reproduksi dan payudara. hal ini di masyarakat umum masih sangat awam dengan hal tersebut”.
Disamping itu mahasiswa DIII Kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta juga melaksanakan pengabdian masyarakat dengan mengadakan penyuluhan kesehatan berupa Pelatihan kader tentang pemberian makanan pada bayi dan anak serta gpemberian gizi untuk tumbuh kembang anak. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut di wilayah Nusukan tidak hanya terkait dengan Praktik saja akan tetapi harapan kami dapat terjalin kerjasama di waktu yang akan datang..

 

Penyuluhan Ibu kader posyandu di rt 04/ rw 09 Kelurahan Nusukan

by admin Comments: 0

   

Mahasiswa DIII kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah surakarta mengadakan Penyuluhan kepada ibu kader posyandu di RT 4 RW 09 Kelurahan Nusukan 2 Oktober 2017
Mahasiswa dan Tenaga pendidik DIII kebidanan melaksanakan penyuluhan kepada wanita subur dengan materi
1. Deteksi Dini Kanker serviks dan kanker Payudara
2. Perawatan Alat reproduksi
Penyuluhan dilaksanakan sebagai pendidikan kesehatan kepada warga karena sebagian besar masih awam dengan penyakit kaknker serviks dan kanker Payudara. disamping itu juga memberikan pendidikan akan arti penting perawatan alat reproduksi dan payudara. hal ini di masyarakat umum masih sangat awam dengan hal tersebut.

   

INFO SPMB
Profesional Islam