info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

Perubahan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta menjadi Institut

by admin Comments: 0

Menristekdikti 13 Februari 2019 melaksanakan Visitasi dan Asessment  untuk evaluasi kelayakan perubahan bentuk dari Stikes PKU muhammadiyah Surakarta menjadi Institut Teknologi  Sains dan kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta, serta evaluasi penambahan Program Studi S1 Teknik Informatika . Visitasi dilaksanakan dengan sebagai assessor Barbara Gunawan, SE, MSc. Ak., CA., dari UMY, Ir. Suhendrik Hanwar, MT., Politeknik Padang, Dr. Lita Tysta, A.L.W., M.Hum dari UNDIP, di hadiri pula Damar Staff MenristekDikti, dan Prof. DYP Sugiarto ketua LLDIKTI wilayah 6 Jawa Tengah. Dr. Lita Tysta, A.L.W., M.Hum dari UNDIP, menyampaikan sangat terkesan dengan kesiapan Stikes PKU dan sambutan hangat dari jajaran para pimpinan, BPH, dosen, tenaga kependidikan sehingga merasa nyaman berada di lingkungan stikes PKU Muhammadiyah Surakarta.

“Kami merasa proses evaluasi tidak menjumpai permasalahan yang berarti karena STIKES PKU sebagai perguruan tinggi yang diselenggarakan Persyarikatan Muhammadiyah memiliki legalitas yang jelas, pengelolaan keuangan yang sehat, serta sarana prasarana yang sudah memenuhi syarat, apalagi didukung dengan Akreditasi Perguruan Tinggi yang sudah B, secara umum kami melihat kesiapan yang sudah matang dari STIKES PKU untuk berubah bentuk menjadi Institut”,  kata Dr. Lita Tysta

Disampaikan Weni Hastuti, S.Kep, M.Kes., selaku Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta “Perubahan Bentuk STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta menjadi Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta merupakan bagian dari Rencana Induk Pengembangan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Tahun 2012-2028, dimana pada periode 2016-2020, telah direncanakan STIKES berubah bentuk lembaga menjadi Institut”.

“Perubahan ini termasuk bagian dari Ikhtiar kami untuk bisa selalu merespon kebutuhan masyarakat akan hadirnya institusi pendidikan dengan program studi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Kami menyadari bahwa perubahan bentuk lembaga adalah suatu keniscayaan di tengah-tengah arus perubahan masyarakat yang sedemikian cepatnya. Sejak awal kami memang membidik untuk menjadi Institut dan bukan Universitas karena kami hanya akan mengembangkan prodi prodi yang memang betul betul prospektif sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat, seperti prodi yang tengah kami usulkan saat ini dan sudah direkomendasi kemristek dikti, yakni  prodi S1 Teknik Informatika. Kami berharap, dengan telah dilakukannya visitasi lapangan dan direktorat pengembangan kelembagaan kemristek dikti ini, dalam 2 hingga 3 minggu kedepan, SK Perubahan bentuk Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta sudah diserahkan kepada kami ”, kata Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes.

Disampaikan pula oleh Ketua BPH Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Dr. H. Sofyan Anif, M.Si., “Perubahan bentuk lembaga menjadi institut yang saat ini kami perjuangkan sebenarnya bukanlah proses yang instant. Saya selaku Ketua Badan Pembina Harian sudah mengawal proses ini sejak masih berbentuk lembaga Akademi Keperawatan PKU Muhammadiyah Surakarta tahun 1993, kemudian lahirlah Akademi Kebidanan Tahun 2008, dan pada tahun 2012 terjadilah penggabungan sekaligus perubahan bentuk lembaga menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta dengan penambahan Prodi S1 Gizi. Artinya dari sejarah  perjalanan lembaga ini, betul-betul menunjukkan keseriusan dan komitment antara Badan Penyelenggara maupun Pengelola untuk terus mengembangkan institusi yang sehat dan berkualitas sesuai tuntutan zaman”.(Humas Teguh Wahyudi s.sos)

                          

KUNJUNGAN MIDWIFEPREUNER DI ELTHY MOM AND BABY CARE SEMARANG

by admin Comments: 0

Mahasiwa DIII Kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta sabtu 9 Februari 2019 mengadakan kunjungan di bidang Midwifepreuner ke salah satu wirausaha milik Indonesia HolisticCare Assosiation (IHCA) yang bernama Elthy Mom and Baby Care yang beralamat di Jl. Waru No 90 Pedalangang Banyumanik Semarang. Kunjungan kewirausahaan ini diikuti 40 mahasiswa DIII Kebidanan semester IV dan VI serta pendamping dosen kebidanan. Disampaikan kaprodi DIII Kebidanan Nevia Zulfatunnisak, SST., M.Kes., merupakan kegiatan rutin yang dilakukan prodi kebidanan Stikes PKU Muhammadiyah sebagai wujud aplikasi praktik dr mata kuliah kewirausahaan.sesuai dengan visi misi

prodi D3 kebidanan STIKES PKU Muhammadiyah surakarta bahwa”mencetak bidan yang profesional islami dan mempunyai jiwa wirausaha”. Adapun tujuan kunjungan kali ini adalah membuka wawasan mahasiswa dan membekali mahasiswa untuk menjadi interpreneur dan di bidang mom & baby spa. Kunjungan kali ini merupakan kegiatan lanjutan Pelatihan Mom & Baby Massage Spa yang diselenggarakan pada tanggal 3-5 Agustus 2018 dengan bekerjasama dengan Indonesian Holistic Care Assosiation (IHCA).

Pengelola Elthy Mom & Baby Spa, Bunda Sumiati, Amd.Keb. Adapun kegiatan kunjungan berupa orrientasi setting ruangan Elthy mom baby & care, pemaparan materi sejarah pendirian, proses perijinan, makna logo dan branding, penjelasan menu pelayanan di Elthy mom baby & care serta melihat secara langsung praktek pelayanan Baby Spa pada klien Bunda Sumiati, Amd.Keb selaku pengelola Elthy Mom & Baby Spa menyampaikan “semoga kunjungan hari ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi adik adik mahasiswa kami bisa kreatif menciptakan usaha dan lapangan kerja kedepannya sesuai kompetensi yang kita miliki, masih banyak kesempatan yang bisa kita ciptakan”

 

STIKES PKU MENERIMA STUDI BANDING DARI STIKES MUHAMMDIYAH KENDAL

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta menerima tamu Studi banding dari Stikes  Muhammadiyah Kendal. Studi banding dilaksanakan jumat, 19 Januari 2019 di gedung rektorat Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta diikuti 11 tim terdiri dari pimpinan dan pejabat struktural Stikes Muhammadiyah Kendal.

Disampaikan Weni Hastuti, S. Kep., M. Kes., selaku Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta bahwa studi banding ini sebagai salah satu bentuk saling tukar ilmu dan sharing bagaimana untuk mengembangkan sebuah Perguruan Tinggi untuk menjadi lebih baik. Banyak hal yang dapat di tularkan dan disampaikan bersama diantaranya tentang penjaminan mutu, kurikulum, kemahasiswaan, penelitian dan bahkan sarana parasarana mulai dari laboratorium, perpustakaan dan lain sebagainya.

 

STIKES PKU Muhammadiyah Solo meluncurkan 2 Prodi Baru

by admin Comments: 0

SOLO – STIKES PKU Muhammadiyah Solo meluncurkan dua Program Studi (Prodi) baru, Sarjana (S1) Keperawatan dan Profesi Ners di Gedung Rektorat Kampus STIKES PKU Muhammadiyah Solo. Dengan peluncuran dua prodi baru tersebut, STIKES PKU Muhammadiyah Solo menjadi satu-satunya sekolah tinggi kesehatan Muhammadiyah di Jawa Tengah yang memiliki prodi tersebut.

Serah terima SK juga dihadiri Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Dwi Yuwono Puji Sugiharto, Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo, Weni Hastuti, serta jajaran pejabat lainnya. S1 Keperawatan dan Profesi Ners akan mulai menerima mahasiswa baru komputer (maba) pada tahun ajaran 2019/2020.

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Dwi Yuwono Puji Sugiharto berharap upaya dalam pendidikan terus ditingkatan. ” Ini moment luar biasa dimana pada dua bulan lalu yang Stikes PKU Muhammadiyah Solo meluncurkan dua prodi tambahan sudah bisa menghasilkan dua kelas. Saya harap STIKES PKU Muhammadiyah Solo terus meningkatkan upaya dalam pendidikan,” ujarnya di rektorat, Kamis (10/1).

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo, Weni Hastuti berharap dengan dibukanya prodi Program baru, Sarjana (S1) Keperawatan dan Profesi Ners bisa meningkatkan kualitas pendidikan.
“Animo masyarakat sangat banyak sebelum SK keluar untuk dua prodi baru ini sudah ada banyak masyarakat yang mendaftar dan melakukan registrasi,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan dibukanya prodi Sarjana (S1) Keperawatan dan Profesi Ners bisa meningkatkan kualitas pendidikan yang berbeda dari sekolah keperawatan lainnya.
“Yang berbeda yakni kami memiliki keperawatan mengenai gerontik itu adalah praktek perawatan yang berkaitan dengan penyakit pada proses menua atau lansia. Dimana keperawatan gerontik ini menjadi satu satunya pembeda antara STIKES PKU Muhammadiyah dengan Sekolah Keperawatan lainnya,” ujarnya.

LPPM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Selenggarakan Workshop Etik Dasar dan lanjut dalam Penelitian Kesehatan secara Online dan Akreditasi KEPK 2019

by admin Comments: 0

LPPM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan worksop Nasional bekerja sama dengan KEMENKES RI. Workshop etik dasar dan lanjut dalam penelitian kesehatan secara Online dan akreditasi KEPK 2019 diselenggarakan mulai tanggal 17-19 Desember 2018 dan diikuti 65 pesertrta baik dari Pelayanan kesehatan maupun dari Perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia. Workshop ini dengan narasumber dr. Triono Soendoro, MSc., M.Phil., Ph.D dan tim KEPPKN KEMENKES RI.
Pelatihan/penyegaran etik penelitian dirancang oleh KEPPKN secara berjenjang dan berkesinambungan sebagai berikut, Etik Dasar (Responsible Conduct of Research and Research Ethics), Etik Lanjut (Advanced Research Ethics) terfokus pada, Kelompok penelitian sosial dan kesehatan masyarakat, dan Kelompok penelitian klinis, terdiri dari epidemiologi klinis, uji klinis, GCP (Good Clinical Practice).
Disampaikan Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes “kegiatan workshop ini mempunyai tujuan ; Memahami dan menerapkan prinsip dan wawasan etik penelitian yang melibatkan manusia sebagai subyek, Memahami dan menerapkan penggunaan pedoman mutakhir etik penelitian, Memahami standar persetujuan kelaikan etik usulan protokol penelitian oleh KEPK secara universal, Mampu menyusun protokol penelitian sesuai dengan pedoman etik mutakhir, Memahami dan menerapkan managemen kesekretariatan dan prosedur opersional KEPK”.Ketua Pelaksana Ida Untari, SKM., M. Kes., menyatakan “output kegiatan workshop ini pada akhir pelatihan etik dasar peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip etik dan wawasan berpikir ilmiah dan berpikir etik dalam melaksanakan penelitian kesehatan yang melibatkan subyek manusia, pada akhir pelatihan etik lanjut peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip etik dan wawasan berpikir ilmiah dan etik pada penelitian sosial, kesehatan masyarakat, klinis dan GCP, pada akhir pelatihan kesekretariatan peserta diharapkan mampu menerapkan managemen kesekretariatan dan prosedur operasional KEPK”.

PEMBUKAAN DIKLAT SAR RUANG KSR STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

by admin Comments: 0

Sebanyak 40 mahasiswa dari progdi DIII Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi, Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis dan S1 Gizi Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, 15-16 Desember 2018 mengikuti Diklat Ruang SAR KSR Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, di buka Wakil Ketua III Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Sri Mintarsih, S. Kep. Ns., M.Kes dan Pimpinan Diklat PMI Kota Surakarta. Disampaikan oleh Sri Mintarsih bahwa penyelenggaraan Diklat KSR ini adalah yang ke XXI sejak berdirinya Stikes PKU muhammadiyah Surakarta.
“Diharapkan anggota KSR unit Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta menjadi tenaga kesehatan, yang terlatih, baik dari aspek hard skill maupun soft skill. Melalui Diklat KSR dapat menciptakan mahasiswa berkualitas dan bertanggung jawab..” papar Sri Mintarsih
Dia berharap, melalui diklat ini agar nantinya juga menciptakan energy positif bagi mahasiswa untuk memiliki jiwa peduli akan kemanusiaan.
“KSR unit Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta keberadaanya sudah terbukti. Selalu tampil di depan dan sangat peduli terhadap kegiatan kemanusiaan” Papar Sri Mintarsih.
Ketua pelaksana Diklat KSR, Shavira mengatakan, peserta diklat akan mendapatkan materi tentang penanganan pertama terhadap cidera kepala, dada, leher dan tulang belakang, Luka bakar, perdarahan dan syok, juga tentang manajemen bencana serta kedaruratan lingkungan.
“Semua materi ini diberikan secara langsung oleh instruktur prfesional dari PMI Cabang Kota Surakarta.” Ungkap Shavira

. 

PENYERAHAN PRAKTEK KOMUNITAS DI BOYOLALI

by admin Comments: 0

        Mahasiswa Stikes PKU muhammadiyah Surakarta sebanyak 183 mengadakan praktek komunitas di sawahan Ngemplak,Boyolali selama hampir 1 bulan mulai 3 Desember 2018 sampai dengan 5 Januari 2019
Penyerahan Praktek Komunitas Inter profesional Education & Implementasi (PK-IPEI) Program Gizi mahasiswa Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta di kelurahan Sawahan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali.
Penyerahan dilakukan oleh Weni Hastuti, S.Kep, M.Kes selaku Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta kepada DKK Boyolali yang diterima Oleh Ka. Bid SDK Wiratmo.
Penyerahan dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali sejumlah 183 mahasiswa terdiri atas 44 mhs prodi S1 Gizi, 15 mhs prodi DIII Kebidanan, 124 mhs Prodi DIII Keparawatan
Disampaikan oleh Weni Hastuti Tema PK-IPE i adalah Pemberdayaan Kesehatan Keluarga berupa Pemberdayaan Keluarga – One Team One Family.
“Hal ini dengan tujuan pertama mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa alam mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan kesehatan keluarga dalam arti luas dan lingkungan secara terintegrasi (interdisipliner antar profesi di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta), kedua meningkatkan kepedulian dan komitmen, serta mempersiapkan mahasiswa terampil berkomunikasi dan bekerjasama antar profesi secara kolaboratif dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat, ketiga mempersiapkan mahasiswa mampu mengembangkan jejaring kerjasama dalam upaya pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan dalam dinamika kehidupan aktual di masyarakat dan keempat untuk meningkatkan Kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan keluarga cinta sehat” ungkap Weni hastuti.
Dalam penyerahan mahasiswa praktek komunitas juga dilaksanakan Penyampaian Petunjuk Teknis oleh , Ka. Sie SDK : Ratoyo, Amd.Gz dan Kepala UPT Ngemplak : dr. eka
Disampaikan oleh dr Eka bahwa Praktek Penyerahan Praktek Komunitas Inter profesional Education diharapkan menemukan permasalahan kesehatan secara umum, menumukan permasalahn gizi berupa gizi buruk dan obesitas, skrening ibu hamil resiko tinggi guna menurunkan Angka Kematian Ibu yang mana Desa Ngemplak paling tinggi , mensukseskan program pemerintah Jawa Tengah “ Gayeng Nginceng Wong Meteng”

 

STIKES PKU MENDAPATKAN RADAR SOLO AWARD 2018

by admin Comments: 0

Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta 30 November 2018 di Hotel Harris Solo mendapatkan Anugerah Jawa Pos Radar Solo Award 2018 dengan kategori Inovasi Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan Terbaik.
Hal ini salah satu tolak ukurnya adalah perkembangan Stikes PKU Muhammadiyah yang sangat cepat sekali berkembang.
Notabene Stikes PKU Muhamadiyah Surakarta dulunya berdiri ditahun 1993 dengan nama Akper PKU akhirnya 2012 berubah bentuk menjadi Stikes PKU Muhammadiyah dengan Program Studi yang dimiliki S1 Gizi, D3 Keperawatan, D3 Kebidanan. Dibawah kepemimpinan Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes di pertengahan 2018 Stikes PKU Muhammadiyah membuka dua prodi baru yang langka dan di cari pangsa pasar lulusannya, yaitu Sarjana Terapan Keperawatan Anesthesiologi dan Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektromedis.
Bahkan di bulan November ini sudah dipastikan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta membuka prodi Baru lagi yaitu Profesi Ners (S1 Keperawatan dan Ners).

Disampaikan Weni Hastuti Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang dibanggakan di kota Surakarta yang selalu bergerak dan memberi progres yang angat bagus perkembangannya.
Sesuai keinginan dan harapan pimpinan dan Civitas Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta pada tahun 2019 akan berubah bentuk menjadi sebuah Institusi Teknologi, Sains dan Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta.
Kita tidak akan pernah lelah dan tidak pernah berhenti untuk membuat sebuah kemajuan memberi manfaat bagi Ummat pada umumnya dan Muhammadiyah sendiri pada umumnya.
“penghargaan ini menjadi salah satu motivasi kami untuk mengembangkan intitusi yang kami kelola dan kembangkan untuk lebih maju, profesional dan menjadi yang terbaik.”
Dan tidak lupa kami sampaikan terima kasih kepada radar solo yang selama ini menjadi mitra baik bagi kami dalam membesarkan stikes pku melalui pemberitaan yang obyektif dan menjadi media yang selalu mempublish di setiap perkembangan Stikes PKU muhammadiyah

KUNJUNGAN DIII KEPERAWATAN KE KLINIK RASIKA

by admin Comments: 0

 Pada tanggal 1 November 2018 mahasiswa prodi D3 Keperawatan mengadakan kunjungan kewirausahaan  di Klinik Perawatan Luka Rasika Wonosari Gunung Kidul. Kegiatan di diikuti mahasiswa D III Keperawatan semester 5 Kunjungan bertujuan memberi gambaran jenis wira usaha yang dapat dilakukan dengan kompetensi yang dimiliki perawat. Kegiatan ini dibimbing oleh 3 dosen Wijayanti, S.Kep Ns M.Kep ; Wiwik Puspita Dewi, SSiT. M.Keb ; dan Agung Setya Wardana, STP. M.Si.

 

Hijrah di Era Milenia Bersama Astri Ivo di 25 tahun milad Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

by admin Comments: 0

Hijrah di Era Milenia Bersama Astri Ivo di 25 tahun milad Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

 

 STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta dalam rangkaian salah satu milad ke 25 mengadakan talkshow dengan tema Hijrah di era milenia dan sebagai  narasumber Astri Ivo, artis multitalenta sekaligus penyanyi di era 1980. Kegiatan ini digelar di lapangan parkir STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta yang dihadiri 1500 baik mahasiswa maupun masyarakat umum, kamis (27/9/2018). Talkshow dihadiri 1500 orang dari kalangan mahasiswa-mahasiswi maupun siswa-siswi SMA/SMK/MA dari sejumlah sekolah dan masyarakat umum di Solo.

Menurut Weni Hastuti S.Kep., M.Kes ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, tujuan menghadirkan Astri Ivo dengan  harapan di 25th Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta ini, agar tercipta generasi tangguh yg kenal Allah dan mempunyai 2 sayap yaitu sayap iman dan ilmu. “Kebetulan Ustadzah Astri Ivo sedang dalam perjalanan sosialnya di Jawa Tengah, dan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta sebagai titik ke 11 untuk roadshow dalam program membangun 1000rumah bagi korban bencana lombok dari 17 titik di Jawa Tengah. Sebelumnya di jogja, juga berencana di sragen, semarang dan semua daerah jateng. Tidak hanya rumah tapi juga dengan program pendidikan untuk para korban bencana. Di akhir acara terkumpul infaq  sebesar  Rp 21.700.000 untuk korban bencana Lombok

Menurut Astri Ivo Dia berharap anak-anak muda di jaman milenia saat ini harus berani berhijrah menjadi lebih baik dan kembali kepada tuntunan agama Islam sesuai dengan Al Qur’an dan Al hadits  beribadah. “Belajar Islam dengan mulai mencintai Qur’an, berkumpul dengan orang-orang sholeh sholihah, melakukan aktivitas yang di sukai Allah SWT, patuh pada aturan agama, berkreasi terus, berevolusi terus, tetap berpegangan kepada Allah SWT,” ujarnya.“Berubah dari tidak berhijab menjadi orang yang istiqomah untuk berhijab perlu di yakini dan kita sadari bahwa yang namanya berhijab bukan hatinya yang harus ditutup jilbab terlebih dahulu, akan tetapi aurat kita yang perlu kita tutup dengan jilbab”, kata astir ivo. 

                                            

INFO SPMB
Profesional Islam