info@stikespku.ac.id | (0271) 734955
| Login

Serap Aspirasi dari Mahasiswa, BEM STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Serasehan.

by admin Comments: 0

Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat mengikuti sarasehan yang digelar oleh BEM STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta di Gedung Rektorat STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Senin (27/3/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Badan Eksekutif Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta mengadakan sarasehan di Gedung Rektorat STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Serasehan yang diadakan pada Senin (27/3/2017) tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika STIKES PKU Muhammadiyah meliputi mahasiswa S-1 Gizi, D-III Keperawatan dan D-III Kebidanan.

Sarasehan ini merupakan serangkaian kegiatan BEM untuk menyerap aspirasi dari berbagai organisasi yang ada di kampus, diantaranya Himaper, Himabid, Himagiz serta menyerap aspirasi dari organisasi Korps Sukarela (KSR) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Adapun hasilnya disampaikan kepada pimpinan maupun civitas STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Wakil Ketua BEM STIKES PKU Muhammadiyah, Toni Irawan, mengatakan, serasehanmengambil tema “Santun dalam Beraspirasi untuk Mencapai Satu Visi – Misi dan Tujuan”.

“Sarasehan ini adalah salah satu wadah untuk menyampaikan aspirasi kepada pimpinan dan civitas STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta untuk memberikan saran dan kritik demi kemajuan dan memperlancar kegiatan belajar dan mengajar menjadi lebih baik dan memberikan hasil yang maksimal,” katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (31/3/2017).

Sarasehan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Sarasehan dihadiri Ketua STIKES PKU MuhammadiyahWeni Hastuti, beserta jajaran pimpinan lainnya.

Ketua STIKES PKU MuhammadiyahWeni Hastuti, mengatakan, bahwa mahasiswa mempunyai posisi sebagai penyeimbang dan kontroling bagi pengelola STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

“Tumbuhkanlah rasa memiliki rasa mencintai terhadap STIKES PKU Muhammadiyah maka dengan begitu akan menimbulkan sinergi yang positif antara pimpinan, civitas dan mahasiswa itu sendiri,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Serap Aspirasi dari Mahasiswa, BEM STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Serasehan, http://solo.tribunnews.com/2017/03/31/serap-aspirasi-dari-mahasiswa-bem-stikes-pku-muhammadiyah-solo-gelar-serasehan.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo Jadikan S-1 Gizi Prodi Unggulan

by admin Comments: 0

Kampus STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta di Kadipiro, Banjarsari, Solo, difoto Selasa (21/3/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Ketua STIKES PKU Muhammadiyah SurakartaWeni Hastuti, ingin menjadikan Prodi S-1 Gizi sebagai unggulan di STIKES PKU Muhammadiyah.

“Prodi S-1 Gizi ini langka karena dari beberapa perguruan tinggi di Solo hanya di STIKES PKU Muhammadiyah yang ada,” kata Weni, kepada TribunSolo.com, Selasa (21/3/2017), di Solo.

Sehingga, pihaknya mendesain Prodi S-1 Gizi menjadi prodi unggulan di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Weni mengatakan, pengembangan keilmuan gizi dan pemanfaatan ilmu gizi di masyarakat sangat luas.

Sehingga melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat gizi mengambil peran promotif dan preventif dari program pembangunan kesehatan di Indonesia.

“Selama ini kita dilibatkan dalam institusi pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk membantu program mereka,” katanya.

Tidak hanya itu, kata Weni, pihaknya juga akan membuat kreasi dan inovasi dalam penyajian makanan gizi kuliner.

Pihaknya saat ini tengah menyiapkan untuk proses akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi.

Adapun LAM-PTKes adalah lembaga akreditasi mandiri yang bukan milik pemerintah.

LAM-PTKes terdiri atas Organisasi Profesi dan Asosiasi Institusi Pendidikan dari tujuh bidang ilmu kesehatan, yakni Kedokteran, Kedokteran Gizi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi dan Gizi.

“Kita sedang mempersiapkan S1 Gizi untuk akreditasi LAM-PTKes,” katanya.

Adapun salah satu syarat untuk mendukung proses akreditasi ini, kata Weni, Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah harus bergabung menjadi anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia atau AIPGI.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Solo Jadikan S-1 Gizi Prodi Unggulan, http://solo.tribunnews.com/2017/03/21/ketua-stikes-pku-muhammadiyah-solo-jadikan-s-1-gizi-prodi-unggulan.
Penulis: Labibzamani
Editor: Junianto Setyadi

Perawat Wajib Lulus Uji Kompetensi untuk Dapatkan STR

by admin Comments: 0

Foto ilustrasi. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

 

Solopos.com, SOLO – Perawat lulusan perguruan tinggi kesehatan wajib mengikuti uji kompetensi reteker untuk bisa mendapatkan surat tanda registrasi (STR).

Menurut Ketua Program Studi (Kaprodi) Diploma III (D-III) Keperawatan Stikes PKU Muhammadiyah Solo, Yuli Widiastuti, STR sebagai indikator atau bukti bahwa tenaga kesehatan atau perawat tersebut sudah benar-benar kompeten dan siap menjadi perawat.

Yuli menginformasikan, Jumat-Sabtu (17-18/3/2017), telah diselenggarakan Ujian Kompetensi Reteker di Stikes PKU Muhammadiyah Solo, yang diikuti 111 peserta dari delapan perguruan tinggi kesehatan di Soloraya. Yuli menjelaskan, ujian kompetensi reteker diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) secara serentak di Indonesia.

“Peserta ujian kompetensi ini rata-rata sudah lulus dan bekerja di instansi kesehatan di berbagai daerah di Soloraya, bahkan ada yang dari luar Soloraya,” ujar Yuli yang juga selaku Penanggung Jawab Lokasi (PJL) Ujian Kompetensi (Ujikom) Reteker Stikes PKU Muhammadiyah Solo itu.

Sebanyak 111 peserta dari delapan institusi di Solo tersebut berasal dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Stikes Aisyiyah Solo, Stikes Muhammadiyah Klaten, Stikes PKU Muhammadiyah Solo, Akper Panti Kosala, Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia, Stikes Kusuma Husada Solo, dan Akper Giri Satria Husada,

“Para peserta ini mereka sudah alumni dan sudah bekerja tapi belum lulus saat mengikuti ujikom sebelumnya,” terangnya.

Yuli mengatakan masing-masing instansi untuk peserta yang mengikuti ujian kompetensi reteker berbeda. Peserta dari UMS ada enam orang, Stikes Aisyiyah Solo ada delapan orang, Stikes Muhammadiyah Klaten ada 16 orang, dan Stikes PKU Muhammadiyah Solo 25 orang.

Lalu Akademk Keperawatan (Akper) Panti Kosala ada dua orang, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bhakti Mulia ada delapan orang, STIKES Kusuma Husada Solo ada 29 orang dan Akper Giri Satria Husada ada 11 orang.

“Harapannya mereka itu bisa lulus semua dan bisa mendapatkan STR bagi perawat,” ungkap dia.

Sumber:  www.solopos.com

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Siap Memproses Akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi

by admin Comments: 0

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, difoto Senin (20/3/2017).
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul STIKES PKU Muhammadiyah Solo Siap Memproses Akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi,

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta menyiapkan diri untuk menjalani proses akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi.

Adapun  LAM-PTKes adalah lembaga akreditasi mandiri yang bukan milik pemerintah.

LAM-PTKes terdiri atas Organisasi Profesi dan Asosiasi Institusi Pendidikan dari tujuh bidang ilmu kesehatan.

Rinciannya yakni Kedokteran, Kedokteran Gizi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi dan Gizi.

“Kita sedang mempersiapkan S-1 Gizi untuk akreditasi LAM-PTKes,” kata Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, kepada TribunSolo.com, Senin (20/3/2017).

Adapun salah satu syarat untuk mendukung proses akreditasi ini, kata Weni, Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah harus bergabung menjadi anggota AIPGI

AIPGI merupakan wadah dan organisasi profesi gizi di Indonesia guna mendapatkan pembinaan terkait pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran, penyiapan lulusan yang berkualitas dan berkompeten sesuai capaian pembelajaran yang ditetapkan bersama.

“Untuk bisa menjadi anggota AIPGI kita harus melalui pembinaan AIPGI,” katanya.

Pembinaan ini sudah dilakukan Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah pada Sabtu (18/3/2017).

“Dengan bergabungnya menjadi anggota AIPGI ini bisa menunjang dan mendongkrak nilai akreditasi untuk S1 Gizi,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul STIKES PKU Muhammadiyah Solo Siap Memproses Akreditasi LAM-PTKes Prodi S-1 Gizi, http://solo.tribunnews.com/2017/03/20/stikes-pku-muhammadiyah-solo-siap-memproses-akreditasi-lam-ptkes-prodi-s-1-gizi.
Penulis: Labibzamani
Editor: Junianto Setyadi

AIPGI Beri Pembinaan Program Studi Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta

by admin Comments: 0

Pembinaan Prodi S1 Gizi oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) di STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (18/3/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) memberikan pembinaan terhadap Program Studi (Prodi) S-1 Gizi di STIKES PKU Muhammadiyah Solo.

Pembinaan ini dilakukan oleh Ketua Umum AIPGI, Hardiansyah, Sabtu (18/3/2017).

Menurut Kaprodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah, Tuti Rahmawati, pembinaan ini untuk demi kemajuan Prodi S1 Gizi STIKES PKU Muhammadiyah.

“Pembinaan ini juga untuk menyiapkan persiapan reakreditasi Prodi S1 Gizi,” ujar Tuti saat ditemui TribunSolo.com, Sabtu (18/3/2017), di kantornya.

Adapun pembinaan tersebut diikuti para pejabat di lingkungan STIKES PKU Muhammadiyah.

Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, mengatakan, pembinaan ini dalam untuk persiapan akreditasi LAM-PTKes.

LAM-PTKes adalah lembaga akreditasi mandiri yang bukan milik pemerintah.

LAM-PTKes terdiri atas Organisasi Profesi dan Asosiasi Institusi Pendidikan dari tujuh bidang ilmu kesehatan, yakni Kedokteran, Kedokteran Gizi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi dan Gizi.

“Untuk mencapai tujuan menjadi program studi unggulan dalam pendidikan dan pengembangan ilmu gizi maka kami perlu untuk bergabung dengan AIPGI sebagai wadah dan organisasi profesi gizi di Indonesia,” kata Weni.

Selain itu juga untuk mendapatkan pembinaan terkait pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran, penyiapan lulusan yang berkualitas.

Juga, berkompeten sesuai capaian pembelajaran yang ditetapkan bersama. (*)

Sumber: Tribunsolo.com

INFO SPMB
Profesional Islam