info@stikespku.ac.id | (0271) 734955

Muhammadiyah Solo Kunjungi Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang

by admin stikespku Comments: 0

Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Lakukan Kunjungan Ilmiah ke Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang, Jumat (18/11/2016).

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta melakukan kunjungan ilmiah ke Kementerian Kesehatan Balai Litbang GAKI (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium) Magelang.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 16 November 2016 diikuti sebanyak 25 mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi dengan didampingi pendamping Kaprodi Ilmu Gizi, Tuti rahmawati SGz MSi, Sekretaris Prodi, Dewi pertiwi SGz M Gizi dan Indah Kurniawati STP MSc.

Acara serah terima dilakukan Wakil ketua I, Cemy Nur Fitria SKep Ns M Kep kepada Kasubag TU Balai Litbang GAKI Magelang, Tri Sudarningsih SE MPH.

Waket I, Cemy Nur Fitria menyampaikan, bahwa kunjungan ilmiah ini akan memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa.

Selain itu mendapatkan kuliah pakar berkaitan dengan akibat kekurangan yodium bagi janin, remaja, dewasa yang akan berakibat kretin, tuli, dan IQ rendah.

kunjungan ilmiah stikes pku 2
Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Lakukan Kunjungan Ilmiah ke Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang, Jumat (18/11/2016).

“Juga memberikan bekal secara nyata kepada mahasiswa upaya promotif dan preventif,” katanya dalam keterangan tertulis kepada TribunSolo.com, Jumat (18/11/2016).

“Supaya dapat dicegah terjadinya GAKI serta bagaimana penanganannya ketika ditemukan kasus GAKI supaya tdk terjadi komplikasi dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini mahasiswa melakukan kunjungan langsung ke laborat biokinia dan biologi molekuler dan diskusi dengan penata laboratorium yang berkaitan dengan deteksi GAKI.

Tahap terakhir kunjungan di klinik GAKI sebagai tempat pelayanan deteksi dini GAKI dan terapi awal serta lanjutan bagi penderita.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Mahasiswa STIKES PKU Muhammadiyah Solo Kunjungi Kemenkes Balai Litbang GAKI Magelang, http://solo.tribunnews.com/2016/11/18/mahasiswa-stikes-pku-muhammadiyah-solo-kunjungi-kemenkes-balai-litbang-gaki-magelang.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

5 Institusi Kesehatan Bergabung dalam Dewan Pengurus Komisariat PPNI STIKES PKU Muhammadiyah

by admin stikespku Comments: 0

Pengurus baru DPK PPNI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta saat dilantik di Auditorium STIKES PKU Muhamamdiyah Surakarta, Selasa (15/11/2016).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Periode 2016-2020 berasal dari gabungan lima institusi kesehatan di Solo.

Kelima institusi itu antara lain, Akper Patria Husada, Akper Insan Husada, Akper Mambaul Ulum, Usahid Surakarta dan PMI Cabang Solo.

“Harapan kami kedepan nanti amanah organisasi bisa terlaksana, khususnya mutu dan daya saing SDM (Sumber Daya Manusia) keperawatan yang kompeten,” kata Suminanto kepada TribunSolo.com, Selasa (15/11/2016).

Suminato menambahkan, DPK PPNI yang baru bisa bersinergi dengan DPD PPNI dalam memajukan fasilitas pelayanan kesehatan di Solo.

Disamping itu pengurus baru DPK PPNI dapat melakukan penguatan sistem kredensial keperawatan.

“Melalui sertifikasi keahlian, regestrasi, lisensi, pengembangan penelitian berbasis penguatan Evidence Based Practice (EBP) untuk meningkatkan kualitas keperawatan berbasis dan keselamatan pasien,” jelasnya.

Pengembangan model asuhan keperawaran khususnya pengembangan kualitas praktik mandiri, lanjutnya, home visit dan home care akan dikembangkan dan bisa dijamin dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

Ada sekitar 40 orang yang dilantikan menjadi pengurus baru DPK PPNI STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Mereka terdiri dari unsur ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan seksi-seksi sesuai bidangnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul 5 Institusi Kesehatan Bergabung dalam Dewan Pengurus Komisariat PPNI STIKES PKU Muhammadiyah, http://solo.tribunnews.com/2016/11/15/5-institusi-kesehatan-bergabung-dalam-dewan-pengurus-komisariat-ppni-stikes-pku-muhammadiyah.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

Pemberian Sertifikat Imunisasi Dasar untuk Ribuan Anak di Solo Cetak Rekor MURI

by admin stikespku Comments: 0

Ketua HKN, Weni Hastuti, saat menerima penghargaan Rekor MURI di Solo Paragon Mal, Rabu (9/11/2016) malam.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Pemberian sertifikat imunisasi dasar lengkap kepada anak di Solo berhasil mencetak museum rekor Indonesia (MURI), Rabu (9/11/2016) malam.

Pemberian sertifikat tersebut merupakan rangkaian peringatan ke-52 Hari Kesehatan Nasional berlangsung di Solo Paragon Mal Solo.

Target pemecahan MURI semula 1.700 anak di Solo.

Tetapi pada saat penghitungan pemberian sertifikat bersama perwakilan MURI, Manager Eksekutif, Sri Widayati pada pukul 21.00 WIB mencapai 2.500 anak.

“Alhamdulillah, tadi malam mempersembahkan piagam Rekor MURI untuk Solo dan DKK (Dinas Kesehatan Kota),” kata Ketua HKN, Weni Hastuti kepada TribunSolo.com, Kamis (10/11/2016).

Perempuan yang juga sebagai Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta ini berharap, keberhasilan meraih penghargaan MURI bisa bermanfaat untuk bersama.

“Semoga ini (penghargaan) memberikan semangat untuk SoloDKK dan seluruh insan kesehatan,” katanya.

Selain pemecahan Rekor MURI, rangkaian peringatan ke-52 HKN yang telah dilaksanakan antara lain, pemilihan putra putri sehat Solo 2016, workshop untuk siswa SMA se-Solo atau kampanye Narkolema (Narkoba Lewat Mata) dan Expo Hidup Bersih dan Sehat.

Kemudian lomba debat Bahasa Inggris dan performance “Akustik STIKES PKU Muhammadiyah“, workshop kesehatan dan gender, dan tolkshow PHBS for the Global Goals.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Pemberian Sertifikat Imunisasi Dasar untuk Ribuan Anak di Solo Cetak Rekor MURI, http://solo.tribunnews.com/2016/11/10/pemberian-sertifikat-imunisasi-dasar-untuk-ribuan-anak-di-solo-cetak-rekor-muri.
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Adakan Stan Konsultasi Gizi Gratis di Solo Paragon Mall

by admin stikespku Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU MuhammadiyahSolo, mengadakan konsultasi gizi gratis di Atrium Solo Paragon Mall.

Konsultasi gizi gratis dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52 bersama perguruan tinggi  di Solo lainnya.

Menurut informasi Anis Prabowo dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Institusi STIKES PKU Muhammadiyah, konsultasi gratis diadakan untuk semua kalangan.

“Mulai dari balita hingga orangtua dapat berkonsultasi di stan kami (STIKES PKU Muhammadiyah),” ungkapnya, Selasa (8/11/2016).

Adapun bagi yang ingin berkonsultasi gizi akan disediakan tim gizi yang terdiri dari dosen serta melibatkan mahasiswa gizi.

Bertajuk gizi seimbang, STIKES PKU Muhammadiyah menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakat umum.

Mulai dari konsultasi masalah diabetes, kasu-kasus penyakit, status gizi, kadar lemak, hingga gizi program diet.

Pantauan TribunSolo.com Selasa sekitar pukul 12.30 WIB tampak banyak pengunjung mal mampir ke stan STIKES PKU Muhammadiyah.

Pasalnya perguruan tinggi tersebut merupakan satu-satunya perguruan itnggi yang berkonsentrasi pada gizi di Solo.

Selain ekspo pameran, terdapat rangkaian acara seperti workshop hingga verifikasi buku Kartu Intensif Anak (KIA) dalam rangka pemecahan rekor MURI pemberian 1.700 sertifikat.

Sumber: Tribunsolo.com

STIKES PKU Muhammadiyah Solo Gelar Lomba Cerdas Cermat PMR Antar SMA/SMK se-Surakarta

by admin stikespku Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – STIKES PKU Muhamamdiyah Surakarta mengadakan lomba cerdas cermat PMR antar SMA/SMK se-Surakarta di Auditorium Kampus setempat, Senin (7/11/2016).

Lomba diikuti 21 tim dari 11 sekolah di Solo ini dalam rangka untuk memperingati peringatan ke-52 Hari Kesehatan Nasional (HKN).

“Sekaligus memperingati Milad STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta,” kata ketua panitia lomba cerdas cermat, Dewi Marfuah, kepada TribunSolo.com, di sela-sela lomba.

Dewi mengungkapkan, lomba cerdas cermat ini terselenggara atas kerja sama antara STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan PMI Solo.

Ada tiga babak dalam lomba cerdas cermat ini.

Pertama babak penyisihan.

Kedua babak semi final.

Terakhir babak final.

“Babak penyisihan ini kita bagi menjadi tiga kelompok dimana masing-masing kelompok ada tujuh tim,” ungkapnya.

Kemudian tujuh tim ditandingkan kembali diambil dua besar.

“Kita tandingkan kita ambil tigas besar untuk mengikuti final,” terangnya.

Selama perlombaan berlangsung, peserta diberikan materi soal tentang palang merah, tanggap darurat bencana dan donor darah serta kesehatan umum.

Sumber: Tribunsolo.com

Begini Cara STIKES PKU Muhammadiyah Solo Tingkatkan Taraf Ekonomi Ibu-ibu Rumah Tangga

by admin stikespku Comments: 0

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Labu kuning selama ini hanya dimanfaatkan petani sebagai makanan ternak.

Padahal labu kuning ini memiliki kandungan gizi yang bagus untuk tubuh, seperti vitamin A, C dan E.

Alasan inilah kemudian STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali.

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sejak Mei-Oktober 2016.

Yakni dengan memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan labu kuning sebagai produk makanan alternatif yang bernilai tinggi.

pelatihan ibu rumah tangga
Ketua Pengabdian dan Pendampingan, Dewi Marfuah (dua kiri) saat memberikan arahan kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali dalam pembuatan olahan makanan dari labu kuning.

Adapun tim pengabdian kepada masyarakat ini antara lain, Ketua, Dewi Marfuah SGz MPH; Anggota 1, Tuti Rahmawati SGz MSi dan Anggota 2, Retno Dewi Noviyanti SGz MSi.

Ketua Pengabdian dan Pendampingan, Dewi Marfuah, kepada TribunSolo.com, mengatakan, peserta pelatihan ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang tidak memiliki kegiatan.

Mereka dilatih untuk mengolah labu kuning menjadi produk makanan dan bernilai tinggi, seperti bolu kukus, bolu mekar, kue kering, donat, mei kering dan lain-lain.

“Mereka juga kami latih tentang bagaimana mengemas dan memasarkannya melalui media sosial (medsos),” kata Dewi, Senin (7/11/2016).

Dewi mengungkapkan, tujuan dari pelatihan ini juga untuk meningkatkan taraf hidup bagi masyarakat di Desa Bendo, Nogosari.

pelatihan ibu rumah tangga
Ibu-ibu rumah tangga di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali saat membuat makanan dari bahan labu kuning.

“Awalnya nongkrong nggak punya kegiatan dengan pelatihan ini bisa menghasilkan uang,” katanya.

Produk olahan labu kuning ini, kata Dewi, baru dijual di toko desa sekitar dan dititipkan di kantin sekolah.

Meski demikian, pihaknya berharap, ke depan olahan labu kuning ini bisa dijual ke berbagai daerah.

“Alasan lain kami mengadakan pelatihan dan pendampingan di sini (Desa Bendo, Nogosari) karena labu kuning yang dihasilkan cukup banyak,” ungkapnya.

Sumber: Tribunsolo.com

Profesional Islam